Proyek LPJU Desa Tebing Tinggi PangkatanRp 126 Juta dikerjakan Perusahaan dari Jakarta

91

Labuhanbatu-Intipbews.com: Proyek pengadaan sekaligus pemasangan 6 (enam) unit lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 senilai Rp 126 juta, dikerjakan oleh perusahaan dari Jakarta.

Kepala Desa Suwanto ketika dikonfirmasi intipnews.com, Rabu (29/11/23) siang di Rantauprapat, mengatakan, proyek itu merupakan usulan warga saat musrenbang desa. Warga meminta di setiap dusun dipasang satu LPJU. Akhirnya disepakati pengadaan sekaligus pemasangan 6 (enam) LPJU.

” Itu usulan warga waktu musrenbang desa. Setiap dusun dipasang satu lampu, ditaruh di titik-titik yang gelap. Jadi 6 lampunya” katanya.

Suwanto mengaku, dia tidak kenal dengan pihak perusahaan yang mengadakan sekaligus memasang LPJU itu. Katanya, bendahara desa yang aktif berkomunikasi dengan Dinas PMD Labuhanbatu dan perwakilan perusahaan dari Jakarta tersebut

Suwanto lebih lanjut mengatakan, dia memang penanggungjawab dalam penggunaan keuangan desa. Hanya saja, bendahara desa yang lebih mengetahui mengenai soal perusahaan mana yang mengadakan dan memasang LPJU
itu.

Lalu dia pun menghubungi bendahara desa melalui telepon selular untuk menjawab pertanyaan wartawan tentang perusahaan yang mengerjakan proyek itu.

Setelah mendapat informasi dari bendahara desa, Suwanto menyampaikan, pengadaan sekaligus pemasangan LPJU dikerjakan oleh perusahan CV BT dari Jakarta. Adapun harga satu unit LPJU tenaga surya lengkap dengan tiang dan peralatan lainnya itu senilai Rp 21 juta.

” CV BT dari Jakarta. Harganya satu titik 21 juta. Jadi 6 titik Rp 126 juta” terangnya.

Menurut Suwanto, perwakilan perusahaan yang mengadakan sekaligus memasang LPJU di desa itu, pernah datang ke kantor kepala desa untuk menemui bendahara.

Namun bendahara sedang tidak berada di kantor. Akhirnya perwakilan perusahaan CV BT menitipkan dokumen proposal ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Labuhanbatu.

” Oh datang CV itu kekantor, gak jumpa sama bendahara. Proposalnya itu dititipkan di PMD, sama orang PMD dikasihkan ke bendahara” ungkapnya.

Dikatakan Suwanto lagi, dia juga sempat mempertanyakan soal harga tersebut kepada bendahara. Sebab 2 tahun lalu, ada tokoh masyarakat yang menyumbang LPJU di desa itu dan dia mendapat informasi bahwa harganya hanya Rp 18 juta untuk satu unit LPJU lengkap dengan tiangnya.

Ketika ditanyakan, apakah ada perusahaan atau penyedia LPJU lain yang telah ditanyai harga, untuk pembanding harga yang ditetapkan CV BT, sebagai upaya mencari harga paling murah, Suwanto mengaku tidak tahu.

“Kalau soal harga saya gak tau saya. Tahu-tahu harganya Rp 21 juta gitu. Lho tapi dulu harganya Rp 18 juta. Itu dulu 2 tahun yang lalu, kata bendahara” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan ketika dikonfirmasi, Kamis (30/11/23), untuk mempertanyakan apakah benar perusahaan yang mengadakan sekaligus memasang LPJU di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pangkatan, menitipkan proposal atau dokumen untuk keperluan proyek itu di Dinas PMD, sampai berita ini dikirim, Abdi tidak memberikan jawaban. (Itp AAT)