Rapat dengan Dirjen Bina Marga, Bobby Nasution Segera Bangun Dua Underpass

13
Rapat dengan Dirjen Bina Marga, Bobby Nasution Segera Bangun Dua Underpass
Dirjen Bina Marga, Dr Ir Hedy Rahadian MSc menyambut kehadiran Bobby Nasution. (Foto: Ist)

MedanIntipnews: Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (1/10/2021). 

Dirjen Bina Marga, Dr Ir Hedy Rahadian MSc menyambut langsung kehadiran Bobby Nasution. Pada rapat dengan Dirjen Bina Marga itu, Bobby mendapat dukungan penuh untuk program perbaikan sejumlah jalan rusak di Kota Medan. 

Sejumlah ruas jalan nasional di Kota Medan yakni Jalan Gagak Hitam/Jalan Setia Budi, Jalan Binjai Raya/Jalan Gatot Subroto, Jalan AH Nasution, Jalan Ngumban Surbakti/Jalan Letjend Jamin Ginting, Jalan Pertahanan, Jalan Asrama, Jalan Krakatau, Jalan Pertempuran/Fly Over Brayan.

Kemudian Jalan KL Yos Sudarso/Jalan Veteran-Marelan Simpang Kantor, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Helvetia/Jalan Pertempuran, Jalan Kapten Sumarsono, Jalan Krakatau Ujung, Jalan Kolonel Bejo, Jalan Letda Sudjono dan Jalan Medan-Belawan.

Sementara beberapa jalan provinsi, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Panjang jalan nasional yang ada di Kota Medan sekitar 70.572 meter.

“Jalan nasional yang ada di Medan telah dipastikan akan diperbaiki 100 persen oleh Dirjen Kemen PUPR. Alhamdulillahbukan cuma diperbaiki tapi juga akan dirawat berkala, karena banyak yang mudah rusak walau sudah dibenahi. Untuk itu nanti dikaji juga apa masalahnya. Kalau drainasenya bermasalah itu juga akan diperbaiki,” papar Bobby. 

Untuk mengurai kemacetan di Kota Medan, Bobby juga punya program yang disampaikan kepada Dirjen Bina Marga Kemen PUPR. Yakni akan dibangunnya dua underpass di Jalan Gagak Hitam dan di Simpang Dobi Medan Deli.

“Iya InsyaAllah kita akan bangun dua underpass di 2023. Pertama di Gagak Hitam, tapi itu masih akan dikaji karena yang sudah ada gambar desain berupa Fly Over. Nah ini kan mau dijadikan underpass kita akan kaji kemungkinan terjadi banjir. Maka perlu kajian agar ada alur air ke Sungai Bederah, untuk itu kita akan berkolaborasi penuh dengan BWS.

Kedua di Simpang Dobi akan kita bangun juga underpass dan sudah disetujui dengan tahapan pelebaran jalan pada tahun 2022 karena sifatnya mengatasi bottle neck atau penyempitan,” pungkas Bobby saat Rapat dengan Dirjen Bina Marga. * ril/Itp04