Rapat Koordinasi Forkopimda, Bupati Pakpak Bharat: Sistem Komunikasi dan Informasi Perlu di Benahi

93
foto :istimewa
Foto: Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor usai rapat memberikan pelakat kepada Forkopimda.Itp/Ist

Pakpak Bharat-Intipnews.com: Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor ,Jumat (16/9/2022)  memimpin Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Pakpak Bhara di Ruang Rapat Garuda, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat.

 Dalam rapat yang rutin dilaksanakan oleh segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ini, Bupati menyinggung lemahnya komuniksi dan minimnya informasi yang akurat terkait issu-issu yang ada di masyarakat saat ini.

“Saya melihat Komunitas Intelijen Daerah yang kita punya masih sangat lemah. issu liar seputar adanya pembukan lahan untuk Kawasan pengembangan Food Estate di Desa Ulumerah menimbulkan ambigu dimasyarakat, karena ketidaktahuan masyarakat membuat situasi di Pakpak Bharat saat ini kurang kondusif, kita harapkan rapat hari ini dapat memberi solusi bagi kita, ungkap Bupati saat membuka rapat.

Terkait hal ini katanya, adanya sweping yang dilakukan sekelompok masyarakat kita beberapa hari lalu. Saya sendiri telah dipanggil oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta pada rabu kemarin. Ia diminta secara langsung menjelaskan hal ini, yang ingin saya sampaikan kepada kita semua adalah kalau hal seperti ini terus terulang tentu akan sangat menyulitkan dan menghambat jalannya pembangunan ini.

“Maka tidak boleh tidak, semua sistem harus kita bereskan,” tegas Bupati .

Sementara itu  Kapolres Pakpak, AKBP Rocky H Marpaung, SIK, SH, MH juga menguraikan beberapa Issu yang berkembang saat ini ditengah masyarakat.

“Informasi seputar pelaksanaan Food Estate ini banyak yang beredar, diantaranya bahwa Food Estate ini dibangun diatas areal illegal Logging, informasi bahwa program Food Estate ini tidak jadi dilaksanakan, dan informasi bahwa pelaksanaan Food Estate itu dipegang oleh perusahaan tertentu,”sebutnya.

 Selain itu jelasnya, informasi-informasi ini berkaitan dengan kejadian beberapa hari ini dimana masyarakat melakukan tindakan propaganda, penyetopan truk pengangkut kayu. Namun demikian perkara issu ilegal logging dikawasan Food Estate telah kami tindak lanjuti dengan memberikan penjelasan yangg benar kepada masyarakat, kami berdialog dengan masyarakat yg melakukan aksi, berkomunikasi dengan mereka sehingga permasalahan ini telah terselesaikan, terang Kapolres.

“Kami menyarankan agar sebaiknya semua program yang sedang dan akan dikerjakan supaya disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak benar,”ungkap Kapolres .

Kapolres juga mengungkapkan bahwa adanya kenaikan harga BBM mau tidak mau telah menimbulkan banyak polemik dan masalah ditengah masyarakat.

Lanjut Kapolres, permasalahan kedua adalah berkaitan dengan kenaikan BBM yang dibeberapa tempat selalu dibarengi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, kami telah melakukan pengawasan dan operasi pasar, kita akan terus mengontrol kenaikan harga-harga akibat dari kenaikan BBM ini, beberapa pihak harus kita ibgatkan agar tidak menaikkan harga barang yang nantinya akan menyulitkan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, SS yang hari ini hadir mewakili Ketua DPRD mengungkapkan bahwa upaya untuk menjaga kondusifitas Pakpak Bharat adalah upaya Bersama dari semua pihak.

“Kami sangat yakin bapak kapolres bisa menjaga kekondusifan di Kabupaten ini, doa kami senantiasa menyertai bapak dan jajarannya, namun disamping itu kita semua juga harus turut serta membantu menjaga nama baik Pakpak Bharat  tercinta ini,”ucap Elson Angkat.

Hal ini katanya, terkait dengan pembangunan oleh PT SEL di Desa Pardomuan, kami menerima keluhan dari masyarakat sekitar mengenai kerusakan jalan-jalan disekitar proyek yang juha menimbulkan debu yang sangat mengganggu Kesehatan masyarakat disana akibat bayaknya kendaraan proyek dengan tonase besar, ini perlu kita ingatkan kepada pihak PT SEL selaku pengembang disana.

Sementara itu Perwira Penghubung Kodim 0206/Dairi, Mayor CBA. M Manurung mengungkapkan bahwa berbagai permasalahan ini adalah akibat dari kurangnya sosialisasi yang benar bagi segenap pemangku kepentingan.ItpSP