Reses Afif Abdillah SE, Pemko Medan Beri Layanan Kesehatan Gratis Warga Kota Medan

62
DPRD Kota Medan Afif Abdillah SE berkomitmen akan terus memperjuangkan warga Kota Medan Dapil IV sebagai penerima BPJS Kesehatan Gratis:

Medan-Intipnews.com: Menyahuti keluhan warga, anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah SE(foto) berkomitmen akan terus memperjuangkan warga Kota Medan Dapil IV sebagai penerima BPJS Kesehatan Gratis. “Untuk BPJS Kesehatan yang menunggak dapat di rubah menjadi BPJS Kesehatan  Gratis,”katanya.

Afif Abdillah, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan dapat segera mengatasi permasalahan saluran drainase dan banjir di Kota Medan, serta memberi jaminan pelayanan kesehatan masyarakat secara gratis.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun Ketiga, Afif Abdillah, SE, yang dilakukan didua tempat yakni, di Jalan Bajak III Ujung/Lingkungan VII/Jalan Cengkeh Kel Harjosari II Kec Medan Amplas, Sabtu (19/2). Dan resea di Jl. Jati 3 Lingkungan 11 Kel Teladan Timur, Medan Kota, Minggu (20/2).

Dikatakan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Medan ini, kondisi drainase yang buruk di Kota Medan menjadi salahsatu faktor utama banjir di Kota Medan. “Saya selalu terima keluhan soal drainase. Dan kemarin saya melihat kondisi kanal, ternyata air tidak jalan karena kanal itu menyempit. Ini harus diperbaiki, Dinas PU perlu perencanaan yang baik dalam mengatasi permasalahan banjir,” ujarnya.

Sementara untuk pelayanan kesehatan masyarakat, Afif Abdillah menyatakan akan terus berjuang agar seluruh warga Kota Medan mendapatkan kesehatan gratis. Apalagi di anggaran tahun 2022, pihaknya  sudah memperjuangkan penambahan 100 ribu peserta BPJS  Kesehatan gratis dan ditahun 2023 akan berjuang penambahan 100 ribu lagi peserta BPJS Kesehatan gratis.

“Dinas Sosial Kota Medan berkoordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan terkait penyesuaian peraturan BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan agar warga yang tidak mampu membayar iuran BPJS Kesehatan dapat dialihkan menjadi peserta penerima BPJS Kesehatan gratis,” katanya.

Ia juga berharap masyarakat yang menunggak BPJS Kesehatannya bisa dialihkan menjadi peserta gratis. “Kemari. Kita protes karena dinas bilang tidak bisa diganti menjadi peserta gratis dan tetap harus membayar tunggakannya. Tapi akhirnya BPJS merubah sedikit aturannya, selama dirawat jalan maka tidak harus dibayar tunggakannya. Namun kalau opname di rumah sakit harus tetap bayar tunggakannya,” kata Afif.

Dalam reses tersebut, beberapa warga menyampaikan keluhannya. Lina Tahir, warga Jl. Bajak III menanyakan persyaratan mendapatkan BPJS gratis dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Karena masih banyak masyarakat tidak mampu tidak mendapatkan apapun bantuan dari pemerintah.

Sherly Purba warga jalan Bajak  IV Kelurahan Harjo Sari 2 Kecamatan Medan Amplas mengeluhkan persoalan tunggakan BPJS Kesehatan serta mendapatkan BPJS Kesehatan gratis.”Ini menjadi  kendala, untuk berobat apabila kartu BPJS Kesehatan tersebut tidak dapat digunakan, sedangkan kalau tidak mempunyai BPJS Kesehatan Gratis itu sangat sakit, tidak bias perobat sama sekali,”keluhnya.

Selain itu apabila tunggakan BPJS Kesehatan di bayar, belum tentu secepat itu dapat digunakan untuk berobat menunggu beberpa minggu, padahal itu sangat dibutuhkan. “Kita berharap kepada anggota perwakilan rakyat dapat menampung aspirasi dan memperjuangakan  kami, untuk  yang tidak mempunyai BPJS  Gratis dapat berobat di RSUD Pringadi Medan tanpa harus dipungut bayaran,”pinta

Sedangkan Mariana, warga Jl. Bajak III Gg Mesjid mengeluhkan, kondisi rumahnya yang sering banjir karena di depan rumahnya dibangun tembok perusahaan dan menutup aliran air di parit. Serta lampu penerangan jalan yang mati, sehingga sering terjadi kemalingan.

Lain halnya dengan H Ridwan Pane warga Jalan Bajak III meminta agar Dinas Pendapatan Daerah (Dispemda) dapat menghapuskan atau memutuhkan denda  pajak. Selain itu juga Ridwan meminta agar anggota perwakilan rakyat ini dapat membatu pembangunan madrasah di daerah tersebut yang sangat memprihatikan.Itp05