Reses Afif Abdillah, Warga Pertanyakan Bantuan UMKM dan Pemutihan BPJS Kesehatan

43
Reses Afif Abdillah, Warga Pertanyakan Bantuan UMKM dan Pemutihan BPJS Kesehatan
Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, SE saat pelaksanaan Reses Masa Sidang II Tahun III TA 2022, Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, SE di Jalan Puri Gg Purnama Kota Matsum Medan Area, Kamis (25/8/2022). Itp/Ist

Medan-Intipnews.com: Bantuan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pemutihan BPJS Kesehatan menjadi pertanyaan yang banyak dilontarkan masyarakat dalam kegiatan Reses Reses Masa Sidang II Tahun III TA 2022, Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, SE di Jalan Puri Gg Purnama Kota Matsum Medan Area, Kamis (25/8/2022).

Dan Reses juga dilakukan pada Sabtu 27 Agustus 2022 di Jalan Medan Area Selatan Masjid Jamik Kecamatan Medan Area.

Seperti dikatakan Indra Gunawan, warga Jalan Puri Medan ini, keluarganya tidak pernah mendapatkan bantuan UMKM padahal ibunya sudah lama berjualan sarapan pagi. “Kami tidak pernah mendapatkan bantuan usaha ini, bagaimana caranya mendapatkan bantuan kami juga tidak tahu karena tidak ada sosialisasi nya. Hanya tahu begitu ada yang dapat bantuan padahal usahanya baru berjalan,” ujarnya kepada Afif Abdillah.

Selain itu, ia juga mengeluhkan maraknya peredaran narkoba di kawasan Medan Area. “Sosialisasi pencegahan narkoba harus diperbanyak, karena kasihan generais muda jadi korban yang akhirnya menimbulkan kejahatan sosial seperti pencurian,” ungkapnya.

Senada dikatakan warga Jalan Puri lainnya, Ramadhani. Ia menyatakan sudah pernah melaporkan tentang usahanya ke Kepala Lingkungan (Kepling) dan kelurahan untuk mendapatkan bantuan UMKM, tapi tidak pernah dapat malah yang memperoleh bantuan tersebut orangnya itu-itu saja.
“Saya juga ingin mendapatkan bantuan usaha itu, paling tidak dapat menerima alat-alat jualan seperti steling,” katanya.

Ia juga mempertanyakan pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Karena ia berharap dapat keringanan membayar iuran BPJS yang sudah menunggak sejak pandemi covid 19. “Kita berharap ada pemutihan tunggakan itu pak, karena tidak sanggup bayar denda nya. Sekarang ini ada untuk makan saja udah Alhamdulillah,” keluhnya.

Mendapat pertanyaan tersebut, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan, Afif Abdillah menjelaskan, untuk membantu pelaku UMKM terdaftar di Dinas koperasi dan UMKM Kota Medan agar mendapatkan bantuan usaha. Meski setelah mendaftar akan banyak proses yang dilalui sehingga mendapatkan bantuan yakni akan ada pelatihan, pembinaan dan masuk ke bantuan. “Jadi prosesnya panjang, kalau mau dapat bantuan memang harus dilewati satu persatu tahapnya,” kata Afif.

Sedangkan terkait narkoba, Ketua Komisi III DPRD Kota Medan ini akan meminta Dispora, Dinas Kesehatan, kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan penyuluhan dan edukasi tentang bahaya narkoba. “InsyaAllah nanti akan kita surati BNN untuk lakukan sosialisasi narkoba agar anak muda tidak terjerat dari bahaya narkoba,” katanya.

Sementara untuk pemutihan tunggakan iuran BPJS, Afif Abdillah mengungkapkan pihaknya masih dalam proses pengajuan di pusat karena BPJS tidak bisa buat apa-apa kalau belum ada kebijakan dari Menteri Keuangan. “Kami sudah sampaikan ke BPJS soal pemutihan tunggakan ini, tapi jawabannya belum bisa melakukan kebijakan pemutihan tanpa izin dari Menteri Keuangan,” jelasnya.

Fraksi NasDem DPRD Kota Medan ini juga akan memperjuangkan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis hingga seluruh masyarakat dapat berobat gratis di rumah sakit hanya dengan menunjukkan KTP. “Kami akan usahakan pada APBD 2023 untuk penambahan kepesertaan. Target kami paling lama 2024 seluruh masyarakat Kota Medan harus punya BPJS gratis,” tuturnya. Itp05