Rudiyanto Simangunsong: Kinerja TAPD Pemko Medan Buruk

10
Rudiyanto Simangunsong Kinerja TAPD Pemko Medan Buruk
Rudiyanto Simangunsong. (Foto: Ist)

MedanIntipnews: Ketua Komisi A DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong menilai, kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Medan buruk, sehingga terjadi human error dan ini kesalahan yang sangat fatal. 

“Sehingga perlu dilakukan lagi pembahasan ulang revisi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) secara alot,” ujar  Rudiyanto Simangunsong, Selasa 2 November 2021. 

Dia meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kota Medan dapat bekerja lebih profesional dan terukur dalam pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Rancangan APBD 2022. Sehingga tidak lagi terjadi human error dalam penetapan KUA PPAS RAPBD Pemko Medan 2022 nantinya. 

Menurutnya, penyampaian Nota Pengantar Walikota Medan tentang RAPBD Pemko Medan yang seyogianya Selasa 2 November 2021, harus ditunda karena terjadi human error tersebut. 

Disarankan, agar Koordinator TAPD Pemko Medan yaitu Sekda Wiriaya Alrahman serius mengurus Kota Medan. Kiranya, hadir bersama tim Banggar DPRD Kota Medan membahas APBD Kota Medan yang selama ini belum pernah terjadi. 

Ke depannya kata Rudiyanto, TAPD Pemko Kota Medan agar dapat lebih hati-hati dan wawas sehingga tidak ada kesalahan human error yang sangat tidak wajar. 

Ditambahkan Rudiyanto, ada beberapa hal yang dilakukan revisi KUA PPAS R APBD 2022 ini di antaranya alokasi dana pendidikan yang tidak memenuhi UU yaitu 20 persen, alokasi dana BTT dan penambahan aggaran di PU. 

Karena dari hasil konsultasi kunjungan DPRD Medan ke Kemendagri tentang permintaan petunjuk tentang kebolehan revisi dilakukan. Bahwa revisi ulang KUA PPAS dapat dilakukan sesuai PP No 12 Tahun 2019 pasal 64 tentang penggelolaan keuangan daerah. Memperbolehkan adanya revisi dengan kriteria mendesak dan darurat. * Itp04