Sat Reskrim Polres Nagan Raya Rekonstruksi Pembunuhan Khairul

887
Sat Reskrim Polres Nagan Raya Rekonstruksi Pembunuhan Khairul
Tim Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nagan Raya saat melakukan rekonstruksi pembunuhan Khairul Ambiya (27), warga Lhok Bubon Kacamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat. (Foto: Ist)

Nagan RayaIntipnews: Sat Reskrim atau Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nagan Raya melakukan rekonstruksi pembunuhan Khairul Ambiya (27), warga Lhok Bubon Kacamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat. Rekonstruksi dilakukan di Desa Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan, Selasa (19/10) Sore.

Rekonstruksi diperankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Nagan Raya Bripka Dinur Fajrin, SAB, saksi Tarmizi dan Edi Saputra, dihadiri Kasat Reskrim AKP Macfud, JPU R Bayu, Kuasa Hukum Said Atah dan keluarga korban. 

Dalam rekonstruksi, tersangka RD (22) dan RS warga Simpang Peut Kecamatan Kuala menusuk korban Khairul Ambiya dengan sangkur yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kedua tersangka, RD dan Ris saat hadir di lokasi dikawal ketat Sat Reskrim Polres Nagan Raya untuk menghindari tersangka dari hal yang tidak diinginkan.

Dalam rekonstruksi yang digelar tersebut, RM dan Ris mengaku motif membunuh korban karena sakit hati akibat ditagih sisa utang pembayaran handphone senilai Rp1 juta.

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya melalui Kasat Reskrim AKP Macfud mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana situasi saat terjadinya pembunuhan, maka dalam hal ini tersangka didampingi kuasa hukumnya, karena ini termasuk kasus pembunuhan berencana.

Jaksa Penuntut Umum R Bayu mengungkapkan, semua ini sudah dilakukan P21 untuk dapat melanjutkan proses selanjutnya. Maka tersangka atau narapidana ini setelah dilakukan proses rekonstruksi dan fakta di lapangan, dijerat pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati dan atau seumur hidup. 

Safrillah, paman korban kepada media mengatakan, mengharapkan pihak berwajib untuk menghukum pelaku dengan setimpal sesuai hukum yang berlaku. Pihak keluarga nanti akan menerima apa pun keputusan hukum, apakah itu hukuman penjara atau hukuman lain dan semua itu diserahkan ke pihak berwajib. * Itp-Des