Sepakbola Indonesia Belum Bertaraf Internasional

65

Medanintipnews.com: Persepakbolaan Indonesia belum bertaraf internasional, walau beberapa pemain sepakbola Indonesia sudah merumput ke klub luar negeri. Dikalahkan Thailand di final Piala AFF di Singapura,Rabu (29/12/21) sampai 4-0, membuktikan kerangka persepakbolaan Indonesia masih menuju kebangkitan, belum bangkit.

Dan kebangkitan sepakbola Indonesia itu perlu waktu lama, perlu dana, dan diperlukan fanatisme nasionalis serta pelatih yang benar-benar propesional. Calon pemain juga diserahkan kepada calon manajer/pelatih, sehingga ia dapat meramu, menu apa yang ia maui untuk kemajuan sepakbola. Dan pengurus PSSI cukup memberikan kuasa dan tidak dibenarkan ikut campur dalam sistem teknis.

Timnas Indonesia kalah 0-4 dari Thailand pada laga pertama babak final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu malam. Hasil itu membuat peluang Tim Garuda untuk juara menipis. Indonesia harus menang minimal 5-0 pada laga kedua, Sabtu, 1 Januari 2022, untuk bisa menjadi juara.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menilai Thailand memang bermain efektif dalam laga itu. “Serangan balik mereka juga cepat. Penyelesaian akhir juga bagus. Kita sebenarnya punya dua peluang melalui Alfeandra Dewangga dan Irfan Jaya yang sudah berhadapan dengan kiper. Tetapi, tendangan mereka gagal membuahkan gol,” kata pria yang kerap disapa Iwan Bule itu, seperti dikutip laman PSSI.

Meskipun kemasukan empat gol, Iriawan meminta semua pemain tidak patah semangat dan terus berjuang. “Laga pertama sudah selesai. Mari kita fokus untuk pertandingan kedua. Bola itu bundar dan semua masih bisa terjadi. Kita tetap harus berikan semangat dan doa yang terbaik bagi timnas kita,’’ kata dia.

Piala AFF kali ini tidak ada sistem gol tandang. Artinya, tiap tim harus cetak gol lebih banyak agar mampu meraih titel juara. Dua gol Thailand diborong kapten Chanathip Songkrasin. Sedangkan gol lainya diceploskan Supachok Sarachat dan Bordin Phala.

Laga kedua final Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia dan Thailand akan berlangsung di lokasi dan waktu sama, pada Sabtu, 1 Januari 2022. Memang istilah bola bundar, apapun bisa terjadi selama bola masih bergulir dan belum berbunyi pluit tanda akhir. Tetapi kita harus propesional dan sisi tehnik dan kualitas, harus diakui Indonesia masih perlu berlatih lagi sehingga menyamakan saja dengan Thailand. Tidak usah Jepang atau Korsel. * itp.04/tc