Soal Bimtek OSS RBA, Kepala Dinas PMPTSP Beda Keterangan Dengan Kabid Penanaman Modal

256
foto :istimewa
Foto : Heri, SE ASN DPMPTSP Kabupaten Labuhanbatu saat menjadi moderator.

Labuhanbatu-Intipnews.com: Kepala Dinas Penanaman Modal dam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Labuhanbatu Aidi Syahmir Hasibuan membantah keterangan bawahannya Kabid Penanaman Modal, Rahmadsyah tentang narasumber dan moderator bimbingan teknis bimbingan teknis/ sosialisasi kemudahan berusaha Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2022 yang dilaksanakan di Wisma Almira Syariah selama 6 hari sejak 26 September hingga 01 Oktober 2022.

Sebagaimana diberitakan intipnews sebelumnya, Kepala Bidang Penanaman Modal dan Investasi DPMPTSP Kabupaten Labuhanbatu, Rahmadsyah ketika dikonfirmasi wartawan di Wisma Almira Syariah Rantauprapat, Jum’at (30/09/22) mengatakan, pembawa acara kegiatan berasal dari DPMPTSP Labuhanbatu.

 Begitu juga dengan moderator, juga berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) DPMPTSP Labuhanbatu. Sedangkan narasumber berasal dari DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Koperasi dan UKM Pemkab Labuhanbatu.

Kepala Dinas PMPTSP Labuhanbatu Aidi Syahmir Hasibuan saat dikonfirmasi Selasa (04/10/22) membantah jika narasumber adalah ASN yang berasal dari DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara. “Nggak. Nggak” katanya.

Saat disampaikan bahwa Kabid Penanaman Modal Rahmadsyah bahkan sempat memperkenalkan narasumber yang merupakan ASN DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara yang bernama Muklis Mashuri Lubis kepada wartawan, Aidi Syahmir berkelit.

“Nggak. Dia bawa orang orang lain itu. Tapi yang apa yang satu itu. Itu yang ada namanya dalam daftar” ujar Syahmir.

Begitu juga dengan moderator, Aidi Syahmir membantah moderator bimtek itu adalah ASN yang berasal dari DPMPTSP Labuhanbatu.

Padahal Kabid Penanaman Modal Rahmadsyah menyebut moderator adalah ASN DPMPSTP Labuhanbatu. Bahkan di hari kelima bimbingan teknis itu yakni Jum’at (30/09/22), wartawan mendengar langsung pembawa acara memanggil nama Heri, SE yang merupakan ASN DPMPTSP sebagai moderator dan wartawan juga menyaksikan Heri menempati kursi moderator yang telah disediakan (foto).  Akan tetapi, lagi-lagi Aidi Syahmir berkelit.

“Si Heri itu bukan moderator dia. Membantu saja dia. Nggak ada. Nggak ada kita SK kan dia (sebagai moderator) dan tidak  ada dana dia kita bayarkan untuk dia” ucapnya.

Lebih lanjut Aidi Syahmir membenarkan jika pada tahun anggaran 2022, DPMPTSP Labuhanbatu mendapat alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK)Non Fisik sebesar Rp 398.132.500. 

Menurut dia, dana itu termasuk digunakan untuk  kegiatan bimbingan teknis (OSS RBA) dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2022 yang dilaksanakan di Wisma Almira Syariah selama 6 hari. Selain bimbingan teknis itu, juga akan diadakan kegiatan pengawasan perizinan berusaha.

Namun berapa jumlah anggaran yang dialokasikan untuk bimbingan teknis itu, Aidi Syahmir mengaku tidak mengetahui.  “Kalau itu mana tahu aku. Itulah semua. Itulah apanya. Kalau itu sesuai juknis lah” katanya.

Diakhir penjelasannya, Aidi Syahmir mengaku, selama 6 hari bimbingan teknis yang berakhir Sabtu (01/10/22), peserta yang hadir tidak mencapai target yang ditetapkan.

 “Peserta sampai akhir sekitar seratusan gitulah. Tidak sampai seratus lima puluh. Sudah kita undang nggak datang, macam mana mau kita buat” tutupnya.(Itp AAT)