Sulit Menjangkau RSUD SIM, Masyarakat Berharap Rawat Inap Puskesmas Segara Aktif

47
Sulit Menjangkau RSUD SIM, Masyarakat Berharap Rawat Inap Puskesmas Segara Aktif
Foto: Istimewa

Nagan Raya-Intipnews.com: Keterjangkauan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan jaringan di daerah terpencil, di perbatasan kabupaten Nagan Raya dengan Takengon yang berada di pedalaman ini masih rendah meskipun pemerintah telah berupaya melakukan pemenuhan sarana dan prasarana.

Seperti Puskesmas Beutong Ateuh Banggalang, berada di wilayah terisolir dengan segala keterbatasan, sulit dijangkau, jumlah penduduk yang sedikit,

tersebar dalam kelompok-kelompok kecil yang saling berjauhan.

Ditambah lagi akses transportasi yang cukup dibilang ekstrim (rawan kecelakaan) dan Sarana transportasinya juga sangat terbatas serta dengan biaya mahal, hal itu Sangat menyulitkan masyarakat dalam menjangkau Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD SIM) untuk dalam pelayanan kesehatan yang optimal saat menerima rujukan.

Dari faktor-faktor yang mempengaruhi keterjangkauan pelayanan kesehatan rujukan dari puskesmas

daerah terpencil di Perbatasan Kabupaten Nagan Raya ini, diharapkan agar ada pertimbangan untuk dapat diaktifkannya Rawat Inap dipuskesmas Beutong Ateuh.

Hal tersebut merupakan harapan masyarakat yang disampaikan melalui kepala puskesmas Beutong Ateuh Banggalang Saiful, S.kep dalam perbincangannya dengan Para dokter spesialis dan ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Nagan Raya yang juga merupakan Kepala IGD dari RSUD SIM berserta awak media Bem juga mengatakan.

“Dengan Segala keterbatasan dari situasi dan kondisi yang dapat bapak ibu lihat dan alami lansung dalam menjangkau kami disini, kami harapkan dapat memahaminya, dimulai dari jaringan internet dan sebagainya, Semoga dapat didukung pengaktifan Rawat Inap disini, Prasarana seperti bangunan yang sudah ada” katanya

Senada dengan ketua IDI Nagan raya dalam kunjungannya bersama dr. Elisia. Sp.OG (dokter spesialis kandungan) Pada Minggu, (12/12/21) Siang, melalui Media ini turut menyampaikan harapannya,

“Semoga saja, dan Kami akan sampaikan kepada pihak terkait nantinya, melalui kesempatan baik ini kita yakin Pemerintah melalui Kadinkesnya akan mengantensikan harapan masyarakat disini Agar prasara rawat inap di puskesmas Beutong Ateuh bisa segera difungsikan secepatnya agar pasien rawat inap tidak perlu lagi dirawat di IGD selain dengan jumlah bad yang terbatas, juga pertimbangan jarak tempuh dengan jalur lintas yang lumayan cukup Ekstrim dan jauh. Jadi pasien-pasien dengan gejala ringan nantinya bisa dirawat dipuskesmas tampa harus ” tutup Bambang mengakhiri. * Itp -Des