Tidak Ada Jebakan Penangkapan Oknum Honorer Bawa Sajam

324
foto :istimewa
foto: Kepala Urusan Operasional (Kaurbin ops) Sat Reskrim Polres Nias Ipda Sugiabdi didampingi Kanis I Sat Reskrim Nias Ipda.Dermawan Laoli dan Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu Yanser Hulu saat konfrensi pers yang digelar di Mapolres Nias, Rabu 18 Mei 2022.

Gunungsitoli-Intipnews.com:Kepala Urusan Operasional (Kaurbin ops) Sat Reskrim Polres Nias Ipda Sugiabdi memastikan tidak ada penjebakan pada penangkapan oknum honorer NH alias Nehe yang bawa senjata tajam.

Dia menegaskan jika ada sejumlah cctv yang bisa membuktikan di sejumlah lokasi kejadian, dan kini sudah dikantongi Polisi.

Hal tersebut disampaikan Ipda.Sugiabdi yang didampingi Kanis I Sat Reskrim Nias Ipda.Dermawan Laoli dan Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu Yanser Hulu saat konfrensi pers yang digelar di Mapolres Nias, Rabu 18 Mei 2022.

Kepada media, Sugiabdi membeberkan penangkapan NH alias Nehe berdasarkan informasi  tim Opnal Polres Nias ada pencurian sepeda motor.

Lalu pada Rabu 11 Mei 2022 personil Opsnal melakukan patroli, dan mencurigai sepeda motor NH alias Nehe yang juga sejalan dengan kendaraan personil Opnal di jalan diponegoro.

Namun saat hendak dihentikan, NH alias Nehe langsung memutar sepeda motornya dan hendak kabur, sehingga langsung dilakukan pengejaran, dan NH alias Nehe berhasil dibekuk.

“Saat digeledah, ditemukan sebilah pisau di jok seepda motor yang kendarai NH alias Nehe, sehingga anggota kita memboyongnya ke Mopolres Nias untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Setelah diperiksa menurut Ipda Sugiabdi, pelaku yang kerja sebagai guru honorer dianggap tidak berhak atau tidak ada izin bawa sajam, dan sajam bukan untuk profesinya

“Kita juga punya cctv ketika mengejar  NH alias Nehe, dia kita tetapkan tersangka dan ditahan sejak Kamis 12 Mei 2022,” tuturnya.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal 2 ayat (1) undang undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(irwanto)