Upacara Penutupan Olimpiade Tokyo 2020: Jepang Serahkan Tongkat Estafet Tuan Rumah ke Prancis

14
Upacara Penutupan Olimpiade
Upacara Penutupan Olimpiade Tokyo 2020. Foto: Ist

Indonesia Peringkat ke-55

TokyoIntipnews: Upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (8/82021) di Olympic Statium, Tokyo, Jepang, ditandai dengan penyerahan tongkat estafet tuan rumah olimpiade dari Jepang kepada Prancis, untuk selanjutnya menjadi tuan rumah olimpiade pada 2024.

Sebelum momen penyerahan tongkat estafet olimpiade, tarian teatrikal penari memakai baju tradisional Jepang, Kimono, tampil dengan indah diiringi music dan nyanyian seriosa yang  dilantunkan salah seorang penyanyi wanita sembari mengiringi proses penurunan bendera olimpiade.

Bendera olimpiade diberikan oleh Gubernur Tokyo, Yuriko Koike kepada presiden IOC, Thomas Bach, lalu diserahkan kepada Walikota Paris Anne Hidalgo, selaku tuan rumah Olimpiade 2024 berikutnya. Pada saat bersamaan, lagu kebangsaan Prancis dilantunkan oleh para pemain orkestra.

Setelahnya, diputarkan video teaser untuk Olimpiade Paris 2024. Video itu menunjukkan keindahan Kota Paris yang menjadi wadah bagi para penggemar olahraga. Pada saat bersamaan, warga Paris secara langsung merayakan momen penyerahan estafet ini secara meriah di bawah menara Eiffel. Ribuan warga Paris sambil mengibarkan bendera Prancis terlihat antusias.

Ada pula atraksi pesawat tempur dengan asap berwarna bendera Prancis hilir mudik di atas langit Paris. “Merci Tokyo” tertulis di layar besar di venue Paris, yang berarti “Terima Kasih Tokyo”.

Sejauh ini, upacara penutupan berlangsung lancar. Semua elemen membaur menjadi satu di upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung meriah.

Amerika Serikat (AS) keluar sebagai juara umum dalam klasemen akhir perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020 hingga Minggu 8 Agustus 2021). Tim Negeri Paman Sam memperoleh 39 emas, 41 perak, dan 33 perunggu dari total 113 keping medali. Sedangkan China selaku runner-up hanya tertinggal 1 emas saja di belakang AS. Jepang sebagai tuan rumah berada di peringkat ketiga.

Berdasarkan laman resmi Olympics per Minggu, 8 Agustus 2021 hingga pukul 17.00 WIB, kontingen AS menduduki puncak klasemen perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020. Amerika Serikat berhasil mempertahankan status juara umum yang juga disabet pada hajatan Olimpiade sebelumnya berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil pada 2016 .

Pada gelaran edisi 4 tahun lalu itu, AS juga kokoh di puncak klasemen akhir perolehan medali melalui torehan 46 emas, 37 perak, dan 38 perunggu dari total 121 medali medali. Jika dibandingkan dengan Olimpiade Tokyo 2020 ini, memang terjadi penurunan 7 angka untuk medali emas. Namun, ada peningkatan yang ditorehkan untuk jumlah medali perak dengan tambahan 4 angka.

Sedangkan perunggu ada penurunan 5 angka. Tampil sebagai runner-up gelaran Olimpiade 2020 adalah China. Tim Negeri Tirai Bambu ini sebenarnya hanya selisih satu keping medali emas saja dengan AS. Selama hajatan Olimpiade musim panas kali ini, China mengemas 38 emas, 32 perak, ditambah 18 perunggu dari total 88 keping medali. Bagi China, keberhasilan menduduki peringkat kedua merupakan capaian yang lebih baik daripada Olimpiade sebelumnya di Rio de Janeiro lalu lantaran mereka kala itu tertahan di urutan ketiga di bawah AS dan Inggris Raya.

Sementara Jepang akhirnya mengakhiri gelaran di negara sendiri dengan finis di peringkat ketiga. Negeri Sakura memperoleh 27 emas, 14 perak, serta 17 perunggu dengan total 58 medali. Ada di urutan keempat adalah Inggris Raya. Negara asal benua biru itu mengemas 22 emas, 21 perak, dan 22 perunggu dari 65 medali secara keseluruhan. Sedangkan ROC yang terdiri dari para atlet asal Rusia keluar sebagai tim peringkat 5 dengan meraih 20 emas, 28 perak, ditambah 23 perunggu. Berdiri di peringkat ke-6 hingga 10 secara berturut-turut dalam klasemen akhir Olimpiade Tokyo 2020 adalah Australia, Belanda, Perancis, Jerman, dan Italia.

Sedangkan dari para wakil ASEAN yang ikut berlaga di hajatan Olimpiade, Filipina menduduki peringkat terbaik dengan menempati urutan 50. Mereka mengemas 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Selanjutnya ada Indonesia di posisi ke-55. Kontingen Merah Putih menyabet total 5 medali yang terdiri dari 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Medali emas Indonesia disumbangkan pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang tampil dalam cabang olahraga bulutangkis untuk nomor ganda putri. Medali perak disabet Eko Yuli Irawan dalam cabor angkat berat kelas 61 kg putra. 3 perunggu masing-masing dibukukan Anthony Sinisuka Ginting (bulutangkis/tunggal putra), Rahmat Erwin Abdullah (angkat berat/73 kg putra), dan Windy Cantika Aisah (angkat berat/49 kg putri). Thailand sebagai sesama negara Asia Tenggara berada di peringkat ke-59 melalui hasil 1 emas dan 1 perunggu. Berikutnya ialah Malaysia yang menghuni posisi 74 dengan 1 perak ditambah 1 perunggu. *itp.04/tir