Wabup Mutsyuhito Solin: Pakpak Bharat Serius Tangani Stunting

69
foto :istimewa
Foto: Wakil Bupati DR Mutsyuhito Solin MPd saat rapat koordinasi percepatan penurunan stunting 2022 di aula Kantor Bapeda dan Litbang, Selasa (30/8/2022) di Sindeka, Salak Pakpak Bharat.Itp/Ist

Pakpak Bharat- Intipnews.com: Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menyatakan harus tanggap dan perduli terhadap penanganan persoalan stunting di daerah ini. Keseriusan itu disampaikan Wakil Bupati DR Mutsyuhito Solin MPd saat rapat koordinasi percepatan penurunan stunting 2022 di aula Kantor Bapeda dan Litbang, Selasa (30/8/2022) di Sindeka, Salak Pakpak Bharat.

Menurut Mutsyuhito, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas beserta segenap petugas yang terlibat di dalamnya harus saling berinteraksi dan bertukar informasi data, demi mensukseskan penanganan program.

Wabup mengatakan,  gambaran stunting di Kabupaten Pakpak Bharat yang menembus angka 40 persen merupakan peringkat ke-3 dari bawah se-Sumut.

Hal itu jelasnya, memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak. Mirisnya, bahkan rembug desa, seputar persoalan dimaksud, sejauh ini belum dilakukan. Sehingga informasi yang diperoleh oleh masyarakat minim. Hal ini berdampak pada pelaporan ke pemerintah provinsi belum terlaksana.

 “Di awal November akurasi data stunting sudah harus tersedia untuk segera divalidasi dan diserahkan ke pemerintah vertikal,” tegasnya.

 Sementara itu, berbagai persoalan muncul ke permukaan pada rakor tersebut, termasuk soal temuan warga yang positif terkena HIV, gizi buruk dan urusan pendanaan.

Beberapa kepala atau utusan opd yang hadir, Kadis PMD dan KB, Ka Bappeda dan Litbang, Sekdinkes Kabid Ketahanan Pangan, sejumlah camat dan kades serta pendamping desa.Itp.SP