Walikota Medan Sampaikan RAPBD TA 2022 Rp6,37 Triliun

15
Walikota Medan Sampaikan RAPBD TA 2022 Rp6,37 Triliun
Foto: Istimewa

MedanIntipnews: Walikota Medan Bobby Afif Nasution menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Pemko Medan Tahun Anggaran (TA) 2022 sebesar Rp6,37 Triliun lebih pada rapat paripurna di gedung DPRD Medan, Rabu 10 Oktober 2021. 

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua DPRD HT Bahrumsyah dan Rajudin Sagala serta pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) lainnya. Hadir juga Wakil Walikota Aulia Rahman dan sejumlah pimpinan OPD.

Dalam nota pengantar yang disampaikan Walikota Medan, dari sisi pendapatan TA 2022 diproyeksikan sebesar Rp6,27 triliun lebih. Proyeksi pendapatan daerah yang direncanakan itu cukup realistis. Jenis pendapatan diharapkan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dari jenis pendapatan lainnya. 

Dari sisi belanja, secara total jumlah daerah diperkirakan sebesar Rp6,37 Trilun. Keseluruhan, belanja daerah itu diprioritaskan pada upaya pencapaian visi pembangunan pembangunan Kota Medan yang telah ditetapkan dalam Perda Kota No 7 Tahun 2021 tentang RPJMD Kota Medan Tahun 2021-2026.

Selanjutnya dari sisi pembiayaan direncanakan guna menutupi defisit belanja daerah. Ditetapkan perkiraan pembiayaan Netto daerah sebesar Rp100 Miliar.

Bobby Nasution menyampaikan, RAPBD Kota Medan TA 2022 mencakup dua hal pokok yakni materi APBD 2022 dan Nota Keuangan APBD TA 2022.

Bobby menyampaikan harapannya agar DPRD Medan bersama Pemko dapat melakukan pembahasan RAPBD secara komprehensif sehingga dapat disetujui bersama dengan tepat waktu. 

Ada beberapa hal pokok yang menjadi pedoman dan dasar pertimbangan dalam penyusunan RAPBD TA 2022 yakni keselarasan dengan KUA PPAS TA 2022 dan akselarasi pemulihan ekonomi kota.

Sebagaimana yang tertuang di RPJMD, telah ditetapkan anggaran Rp1 Triliun lebih untuk sektor Dinas PU, melalui pembangunan ekonomi lokal, pemberdayaan sosial dan pembangunan infrastruktur menuju Medan Berkah.

Bukan itu saja sebut Boby, dalam penyusunan, juga mempertimbangkan pokok pikiran DPRD guna menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Asumsi yang ditetapkan untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Kota.

Meningkatkan kemampuan dalam upaya mengendalikan wabah Covid-19 serta memenuhi ketentuan pokok alokasi belanja daerah sebagaimana yang diamanatkan seperti sektor pendidikan sebesar 2% dan kesehatan 10%. 

Bobby Nasution berharap kepada semua stakeholder Kota Medan dapat memiliki komitmen dan semangat yang sama untuk mengelola APBD secara lebih efisien, transparan dan taat azas.

Di akhir rapat paripurna, Ketua DPRD Medan Hasyim SE menyampaikan nama-nama utusan Fraksi DPRD Medan yang akan menyampaikan Pemandangan Umum terkait nota pengantar Walikota pada Senin, 15 November 2021. 

Adapun nama-nama utusan Fraksi DPRD Medan yang akan membacakan pemandangan umum nanti yakni Robby Barus (PDIP), Siti Suciati (Gerindra), Syaiful Ramadhan (PKS), Abdul Rahman Nasution (PAN), M Afri Rizky Lubis (Golkar), Antonius D Tumanggor (Nasdem), Oshaq Abrar Mustafa Tarigan (Demokrat) dan Erwin Siahaan (HPP). * Itp04