Warga Desa Kutambaru Langkat Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia

22
Warga Desa Kutambaru Langkat Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
Korban yang keracunan di rumahnya Pekan Kutambaru Langkat. (Foto: Itp/Ist)

LangkatIntipnews.com: Diperkirakan 52 warga Desa Kutambaru, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, keracunan makanan usai melaksanakan acara  lamaran di Dusun Kuta Pinang, Desa Namo Mbelin, Kecamatan Kuala.

Menurut keterangan, Sabtu 20 November 2021 malam, satu di antaranya meninggal dunia yaitu Jenda Ngena br Bangun (62), warga dusun Pekan Kutambaru, Kecamatan Kutambaru.

Menurut keterangan, pihak Polsek Salapian sudah melakukan pendataan dan mencari penyebab keracunan makanan.

Informasi awal disebutkan, korban bersama rombongan pergi ke Dusun Kuta Pinang, Desa Namo Mbelin, Kecamatan Kuala mengikuti acara pinangan lamaran di rumah BM Ginting pada Kamis, 18 November 2021 sekira pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya orban dan rombongan berangkat, terlebih dahulu makan pagi bersama di rumah korban.

Ternyata Jumat, 19 November 2021 sekira pukul 23.50 WIB, korban mengalami pusing, mual, diare, demam, perut seperti dililit dan muntah-muntah. Korban dibawa ke klinik Pratama Gorzia di desa Kutambaru, Kecamatan Kutambaru untuk mendapatkan perawatan.

Pihak klinik menyatakan tidak sanggup, selanjutnya korban dibawa pulang dan direncanakan akan ke rumah sakit di Selesai atau Binjai. Belum sempat dibawa ke rumah sakit, akhirnya korban menghembuskan napas.

Korban keracunan lain yang dirawat di balai pengobatan Kutambaru sebanyak 15 orang, di RS Fuadi Binjai 3 orang dan di Klinik Juliarso 1 orang.

Dari data yang dikumpulkan Polsek Salapian, ayam yang dimasak rendang oleh Sri Rospiana br Sitepu berasal dari ayam merah yang dibeli dari Uli sebanyak 40 ekor, dan ayam tersebut dibubut, setelah selesai langsung diantar Dina (istri Uli) ke rumah korban. Ayam tersebut kemudian dipotong-potong dan diungkep lalu dibuat ayam rendang.

Kasus keracunan ayam rendang warga desa Kutambaru, Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat masih terus ditelusuri oleh Polres Salapian dan Polsek Kuala. * Itp/Ibnu Abihi