Warga Nias Tewas Tertimbun Longsor di Gunungsitoli

364
Warga Nias Tewas Tertimbun Longsor di Gunungsitoli
Korban tertimbun tanah longsor dievakuasi. (Foto: Ist)

Gunungsitoli-Intipnews.com: Warga Desa Fahadona, Kecamatan Ulugawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara Yanudi Ndruru alias Ama Yoni (37) tewas tertimbun longsor di Dusun III, Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli, Sabtu 18 Desember 2021.

Korban tewas tertimbun tanah longsor yang menimbun rumah milik adik kandungnya Asali Ndruru alias Ama Novi (33) di Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli.

Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan SIk melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Yanser Hulu memberitahu tanah longsor yang menyebabkan Yanudi Ndruru alias Ama Yoni tewas terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam insiden tersebut yang meninggal hanya satu orang atas nama Yanudi Ndruru alias Ama Yoni, dan kini mayatnya telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr Thomson Nias, sedangkan tiga korban lainnya hanya mengalami luka-luka.

“Korban yang terluka telah dibawa ke Puskesmas Kauko untuk mendapat perawatan, dan ketiganya adalah Asali Ndruru alias Ama Novi, Nope Zatulo Ndruru (29) dan Mei Kristiani Ndruru (3),” ungkap Kapolres Nias.

Dari Kapolres Nias diketahui  jika korban yang meninggal akibat tertimbun tanah longsor sesuai kartu tanda penduduk (KTP) merupakan warga Desa Fahadona, Kecamatan Ulugawo, Kabupaten Nias.

Korban berada di rumah adik kandungnya Asali Ndruru alias Ama Novi setiap hari karena bekerja sebagai pembuat batubata di tempat usaha milik adiknya yang ada di samping rumah.

“Sebelum kejadian, korban dan adik kandungnya serta beberapa anggota keluarga lainnya sedang duduk-duduk di dalam rumah sambil menunggu hujan reda dan akan memulai aktivitas membuat batubata,” terangnya.

Namun, tiba tiba bukit yang ada di belakang rumah Asali Ndruru alias Ama Novi longsor dan menimpa rumah yang di dalamnya korban dan saksi-saksi sedang duduk.

Korban tidak sempat lari ke luar rumah sehingga ikut tertimbun tanah longsor di dalam rumah dan tewas, sedangkan yang lain sempat lari ke luar rumah dan hanya menderita luka luka. * irwanto