Wisata Puncak Laut Tawar Diserobot Oknum dari PT SPS, Pemilik Lahan Lapor Polisi

19
Dilapor ke Polisi, AM Cs Malah Bikin Portal di Wisata Puncak Laut Tawar yang Sedang Viral
Foto: Istimewa

MedanIntipnews: Pemilik lahan wisata Puncak Laut Tawar, Karya Bhakti Purba, melaporkan oknum yang mengatasnamakan PT SPS karena diduga telah menyerobot lahan dan melakukan tindakan arogan mengusir pengelola kantin serta mencabut plank Lokasi Puncak Laut Tawar, Rabu (6/10/2021).

Karya Bhakti melaporkan oknum yang berinisial AM tersebut atas peristiwa pelanggaran pidana UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 385 yang terjadi pada tanggal 14 September 2021 di Dusun Hapoan Naga Meriah, Kabupaten Simalungun.

Laporan itu bernomor surat STPL/178/X/2021/SPKT/RES SIMALUNGUN/POLDA SUMUT tertanggal 6 Oktober 2021.

“Ya, sudah selesai laporkan oknum yang berinisial AM tersebut ke Polres Simalungun pukul 23.30 WIB,” kata Benson Kaban selaku penerima Kuasa Kelola Lahan sebagai Usaha Pariwisata dan juga saksi dalam pengaduan tersebut.

Benson saat ini mempromosikan lokasi tersebut secara keseluruhan dengan nama Taman Ekowisata Semenanjung Danau Toba, terdiri dari Puncak Laut Tawar, Bukit Sinarta, Mega Panorama dan Situs Roemah Toean Agro.

Benson menjelaskan, AM Cs memasang plang baru bertuliskan ‘Tanah Ini Milik PT SPS yakni Mayjend (Purn) Haposan Silalahi’, membawa material bangunan berupa pasir dan batu, serta tenaga kerja untuk membabat, memasukkan alat berat berupa buldoser dan terakhir merusak plang.

Mereka, kata Benson, juga dengan arogan mengusir pengelola dan menduduki lahan wisata puncak dan mengganti nama lokasi Taman Bunga Soadamara dan Rest Area SPS Nauli.