Jaga Kedaulatan Pangan, Wabup: Labuhanbatu Akan Luncurkan Inovasi Desa Percontohan 

Rantauprapat-Intipnews.com:Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T., mengatakan, Pemkab Labuhanbatu akan meluncurkan inovasi “Desa Percontohan” dalam rangka menjaga kedaulatan pangan.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti 

secara virtual kegiatan panen raya dan pengumuman resmi swasembada pangan oleh Presiden Prabowo Subianto, dari Aula Kantor Dinas Pertanian, Jalan WR Supratman, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Rabu, 7 Januari 2026. (foto). 

Jamri mengatakan, Pemkab Labuhanbatu siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan. Ia menyampaikan tiga langkah strategis untuk mewujudkan hal itu. 

Pertama, edukasi langsung ke lapangan, dimana para Satgas Swasembada Pangan dan Penyuluh Sobat Tani, tidak lagi sekadar bekerja di belakang meja, melainkan harus terjun langsung ke pelosok desa untuk mengedukasi petani padi, cabai, hingga peternak.

Kedua, fasilitasi kelompok tani. Menurut Jamri, Pemkab Labuhanbatu berkomitmen memprioritaskan bantuan dan fasilitas bagi kelompok tani, agar produktivitas meningkat dan risiko gagal panen bisa ditekan hingga nol.

“Inovasi Desa Contoh. Ke depan, Labuhanbatu akan meluncurkan Program Desa Contoh. Program ini mencakup pelatihan intensif pertanian dan peternakan terintegrasi, agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan,”terangnya menyampaikan langkah strategis ketiga dari upaya untuk menjaga kedaulatan pangan. 

Sebelumnya, Wabup yang hadir mengikuti acara cara virtual itu bersama Wakapolres Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, S.H., M.H., dan juga didampingi Staf Ahli Bupati, Turing Ritonga, S.T., M.M., Asisten II, Drs. Ikram Syahputra, M.M., Kadis Pertanian, Ir. H. Agus Salim Ritonga, Satgas Swasembada Pangan, serta para penyuluh dan perwakilan kelompok tani, 

mendengar pidato Presiden. 

​Presiden Prabowo Subianto, dalam kesempatan itu mengumumkan pencapaian luar biasa di sektor pangan, dimana menurutnya Indonesia secara resmi telah swasembada beras dan pangan pada tahun 2025.

​”Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,”katanya. 

Menurut Presiden, pencapaian itu terbilang fenomenal, karena diraih hanya dalam waktu satu tahun kepemimpinannya – jauh lebih cepat dari target awal yakni empat tahun. 

“Berkat kerja keras lintas sektor, sepanjang tahun 2025, Indonesia tercatat sama sekali tidak melakukan impor beras,”ujarnya. (Itp AAT).