Awal Pekan Kelabu, Rupiah Dan IHSG Ditutup Melemah

11
Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan 9 Negara Sahabat

Medan-Intipnews.com: Baik IHSG dan Rupiah di awal sesi perdagangan hari ini mengalami pelemahan yang cukup signifikan. Mata uang Rupiah diperdagangkan di zona merah selama sesi perdagangan, dan ditutup turun di level 15.735 per US Dolar. Sementara itu kata Ketua Pemantau Pangan Sumatera Utara Gunawan Benjamin melalui pers rilisnya, Senin (4/3/2024), kinerja sejumlah mata uang di Asia terhadap US Dolar pada perdagangan hari ini terpantau bergerak variatif.

Kinerja mata uang Rupiah yang tertekan juga turut diikuti dengan membaiknya imbal hasil US Treasury 10 Tahun. Yang selama sesi perdagangan di Asia mengalami penguatan dan banyak ditransaksikan di zona hijau. Disisi lainnya, kinerja IHSG pada perdagangan hari ini juga ditransaksikan melemah. IHSG yang sempat bergerak sideways dan diperdagangkan di zona hijau tidak mampu mempertahankan penguatannya.

“IHSG setelahnya justru ditransaksikan di zona merah, dan ditutup melemah 0.48% di level 7.276,74. Dimana asing membukukan transaksi beli bersih 375 Milyar. Kinerja IHSG mengalami tekanan meskipun sejumlah bursa di Asia bergerak variatif. Secara teknikal IHSG berpeluang bergerak dalam rentang 7.250 hingga 7.330 pada perdagangan di pekan ini. Acuannya adalah jika The FED tidak memberikan tstimoni yang bernada hawkish nantinya,”sebutnya.

Sementara itu, harga emas masih mencoba naik dan mendekati level $2.100 per ons troynya. Sejauh ini emas masih berkutat dikisaran $2.083 per ons troy. Membaik dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya. Harga emas masih dinaungi kabar baik di pekan ini. Dimana kepastian pemangkasan bunga acuan kian tergambar dengan lebih jelas.Itp05