Berbagai Pihak Apresiasi Percepatan Pembangunan Gedung AMANAH

3
Oplus_131072

Oleh: M. Sahar

Pembangunan Gedung Pusat Aneuk Muda Unggulan Aceh Hebat (AMANAH) merupakan sebuah langkah strategis, sehingga pantas jika mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Seperti halnya yang disampaikan Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal, M. Tr (Han) yang memberikan apresiasi terhadap kemajuan pembangunan Gedung Pusat AMANAH dimana progresnya telah mencapai 85%. Apresiasi tersebut diucapkan ketika Mayjen TNI Niko Fahrizal meninjau pembangunan AMANAH yang berlokasi di Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Mayjen TNI Niko Fahrizal berharap pembangunan gedung AMANAH dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, sehingga bisa segera digunakan untuk menampung para pemuda-pemudi Aceh yang memiliki potensi unggul.

Gedung Pusat AMANAH merupakan salah satu inisiatif BIN bersama stakeholder lainnya dan menjadi program unggulan Pemerintah Aceh yang bertujuan untuk melahirkan generasi muda Aceh yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Gedung tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan asrama.

Gedung juga akan menjadi pusat pengembangan bisnis dan kewirausahaan yang dapat mendorong kemajuan generasi muda Aceh serta membantu meningkatkan perekonomian rakyat secara keseluruhan. Melalui pembangunan Gedung AMANAH ini, menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung potensi anak muda, khususnya di wilayah Aceh.

Gedung AMANAH juga akan menjadi pusat pengembangan bisnis dan kewirausahaan yang dapat mendorong kemajuan generasi muda Aceh serta membantu meningkatkan perekonomian rakyat secara keseluruhan. 

Pembangunan Gedung Pusat AMANAH ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024. Melalui pembangunan ini, menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung potensi anak muda, khususnya di wilayah Aceh.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma juga mengapresiasi hadirnya Gedung AMANAH dan siap turut serta menyukseskan program ini. Dengan pembangunan yang telah menunjukkan kemajuan, Cut Syazalisma berharap program-program dari AMANAH bisa terlaksana dengan baik dan sukses, sehingga dapat membangkitkan semangat kewirausahaan, seperti di bidang pertanian melalui modernisasi serta memberikan pemahaman lebih dalam mengenai potensi pertanian kepada anak muda Aceh.

Menindaklanjuti dukungan tersebut, Pj. Bupati Aceh Selatan telah memberikan izin pinjam pakai lahan milik Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan seluas 7 hektar di Gampong Baro, Kecamatan Pasie Raja, untuk dijadikan lokasi penerapan program AMANAH. Melalui kolaborasi ini, diharapkan sektor pertanian menjadi pilihan karir yang menarik dan menjanjikan bagi generasi muda.

Pemkab Aceh Selatan akan bersinergi dengan Duta Petani Milenial dan Tim AMANAH. Pj. Bupati menginstruksikan kepada SKPK Aceh Selatan untuk mendukung terlaksananya program AMANAH yang sukses di Aceh Selatan. Selain meminjamkan lahan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga akan menggratiskan PAD selama 5 tahun kepada tim AMANAH, dengan harapan program tersebut akan terlaksana dengan baik dan memberikan kontribusi langsung dalam menyejahterakan masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Aceh telah mengalami perkembangan yang cukup pesat di berbagai sektor, namun tantangan untuk memberdayakan generasi muda masih tetap ada. Kehadiran gedung AMANAH diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Dengan adanya fasilitas ini, generasi muda memiliki tempat yang representatif untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif. Gedung ini akan menjadi ruang yang ideal bagi para pemuda untuk berkumpul, berkolaborasi, dan belajar satu sama lain, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan ide-ide baru.

Salah satu hal yang paling menonjol dari pembangunan gedung AMANAH adalah dampak positifnya terhadap perekonomian daerah. Dengan adanya pusat pengembangan bisnis ini, akan tercipta lebih banyak lapangan kerja baru, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Aceh. Dalam jangka panjang, bisnis-bisnis yang berkembang dari program AMANAH berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan daya saing daerah, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Ini adalah sebuah langkah strategis yang dapat membawa perubahan signifikan terhadap struktur ekonomi Aceh, mengarahkannya menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Gedung AMANAH juga diharapkan dapat berfungsi sebagai inkubator bagi ide-ide bisnis yang inovatif. Fasilitas yang tersedia di gedung ini, seperti ruang pertemuan, ruang kerja bersama, dan akses ke mentor-mentor bisnis berpengalaman, akan sangat membantu para pemuda dalam mengembangkan dan merealisasikan ide bisnis mereka. Inkubator bisnis ini dapat menjadi wadah bagi para pemuda untuk belajar dan mengasah keterampilan kewirausahaan mereka, sehingga mereka dapat siap menghadapi tantangan dalam dunia bisnis yang sesungguhnya. Dukungan yang komprehensif ini sangat penting dalam menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif dan berkelanjutan di Aceh.

Selain itu, kemajuan pembangunan gedung AMANAH juga menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak. Apresiasi patut diberikan kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini, mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga komunitas lokal. Kolaborasi yang terbentuk ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bersatu dan bekerja sama, hasil yang luar biasa dapat dicapai. Ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai elemen masyarakat dapat menghasilkan inisiatif yang bermanfaat bagi kemajuan bersama.

Dari perspektif sosial, gedung AMANAH juga memiliki potensi untuk memperkuat hubungan sosial di kalangan generasi muda Aceh. Dengan adanya tempat yang khusus untuk berkumpul dan berinteraksi, para pemuda dapat membangun jaringan yang lebih kuat dan lebih luas. Hal ini akan membantu generasi muda dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya, yang pada akhirnya dapat mempercepat proses pembelajaran dan pengembangan diri. Gedung ini juga dapat menjadi pusat kegiatan komunitas, di mana berbagai acara dan program dapat diadakan untuk mendukung perkembangan sosial dan kultural anak muda.

Secara keseluruhan, kemajuan pembangunan gedung AMANAH adalah langkah positif yang patut diapresiasi untuk bisa terus bergerak maju dan berkembang, menuju masa depan yang lebih cerah dan lebih sejahtera bagi semua.

Penulis adalah aktivis muda asal Aceh