Lemahnya Budaya Gotong Royong  Tidak Dapat Dibiarkan Hilang dan Melemah

11

Toba-Intipnews.com : Bupati Toba Ir Poltak Sitorus Msc menyampaikan, bahwa saat ini budaya gotong royong di tengah masyarakat kian terkikis, karena itulah Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat perlu dicanangkan. 

Dianya mencontohkan kondisi jalan menuju desa yang tidak lagi dibersihkan, saluran air yang mampet hingga sampah yang bertebaran. Hal ini adalah dampak dari mengikisnya budaya gotong royong di tengah masyarakat. 

Demikian disampaikan Bupati Toba dalam sambutannya pada kegiatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 Tahun 2024, yang dilaksanakan di Desa Lumban Binanga, Kecamatan Laguboti, Rabu (26/06/2024). 

Lemahnya budaya gotong royong lanjutnya, ini tidak dapat dibiarkan hilang dan melemah. Namun sebaliknya, budaya gotong royong harus dijaga dan dilestarikan.

“Coba lihat jalan ke desa-desa itu, kadang rumputnya dari kiri dan kanan sudah menyatu. Parit mampet karena tidak pernah dibersihkan,” ungkap Bupati. 

Budaya gotong royong adalah warisan yang harus kita jaga dan lestarikan,sehingga menurutnya,” bukan hanya dicanangkan, tetapi dibudayakan sampai mendarah daging. Tidak ada lagi di kampung yang dilakukan sendiri-sendiri, itu adalah paham egoisme. Kita mahluk sosial, tidak bisa hidup sendiri,” lanjut Bupati. 

Salah satu wujud dari gotong royong ad¹alah PKK yang menjadi ujung tombak dengan 10 program  yang harus dikerjakan bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. 

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas PMDPA, Sergius Gultom, latar belakang kegiatan ini adalah untuk memperkokoh integrasi sosial bangsa yang merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan untuk memperoleh hasil guna yang optimal bagi pertumbuhan kesejahteraan kehidupan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan  peran masyarakat melalui  semangat kebersamaan membangkitkan jiwa gotong royong. 

Sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Ny. Rita Marlina Poltak Sitorus, menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut membawa semangat dan energi baru pada setiap langkah seluruh kader PKK untuk bergerak bersama mensukseskan program pemerintah.

“Atas dasar itulah maka tema hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 tahun 2024 ini adalah Bergerak Bersama PKK, mewujudkan keluarga sejahtera menuju Indonesia maju.

“Budaya gotong royong adalah warisan yang harus kita jaga dan lestarikan,” katanya mengajak seluruh hadirin. 

Acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 Tahun 2024 juga dirangkai dengan pemotongan kue ulang tahun,  penanaman pohon oleh Bupati, Ketua TP. PKK, Sekda Toba, dan para peserta lainnya serta acara lomba tari tortor kreasi dengan tema gotong royong dan juga penyerahan hadiah (FOTO) pemenang lomba desa binaan TP. PKK kecamatan tahun 2024 serta penyerahan alat kebersihan.Itp Mantap