Mengapresiasi Upaya Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Papua

10

Oleh : Clara Anastasya Wompere

Pemerintah terus melakukan penguatan perekomian di wilayah Papua, salah satu langkah strategis dalam menggencarkan hal tersebut adalah dengan memaksimalkan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih.

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Ali Bahan Temongmere mengungkapkan bahwa terdapat prioritas yang terus difokuskan oleh pemerintah, yakni pertumbuhan ekonomi dan berkelanjutan, yang mana seluruhnya didukung pula oleh adanya penguatan pada daya saing sumber daya manusia (SDM) yang merupakan masyarakat warga orang asli Papua (OAP) sendiri.

Prioritas yang digencarkan tersebut juga telah terkandung di dalamnya nilai-nilai pembangunan secara berkelanjutan dalam mencapai transformasi sosial ekonomi di dalam koridor otonomi khusus (Otsus) bagi Bumi Cenderawasih. Beberapa regulasi lain juga telah menjadi payung hukum, yang mana secara khusus turut serta untuk semakin memperkuat adanya dukungan berbagai sektor dalam percepatan upaya pemulihan ekonomi daerah.

Maka dari itu, Pj Gubernur Papua Barat tersebut memiliki optimisme yang sangat tinggi bahwa pada tahun 2024 mendatang diperkirakan perekonomian wilayahnya akan mampu tumbuh jauh lebih tinggi lagi jika dibandingkan dengan tahun 2023 dan 2022 lalu.

Namun untuk bisa mencapai itu semua masih terdapat beberapa tantangan yang tentunya harus mampu diatasi. Beberapa tantangan tersebut antara lain bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk yang bisa dikatakan paling banyak di ASEAN, yang mana termasuk di dalamnya adalah Papua sebagai konsumen terbesar serta menjadikan tantangan pada persaingan tenaga kerja profesional terutama diakibatkan masih lemahnya kualitas SDM menjadikan rendahnya daya asing tenaga kerja asal Bumi Cenderawasih.

Sehingga, lantaran masih rendahnya daya saing kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh Papua, maka sudah barang tentu akan terus menjadi fokus utama dalam program prioritas selain peningkatan perekonomian, namun juga diimbangi dengan adanya peningkatan kualitas SDM yang unggul.

Bukan hanya itu, namun bagaimana tingginya ketergantungan pada sektor bahan baku yang berasal dari sumber daya alam (SDA) bernilai tambah rendah juga akan semakin membuat pertumbuhan ekonomi menjadi mengalami fluktuasi serta terjadi ketergantungan pemenuhan kebutuhan pokok yang harus didatangkan dari luar wilayah Papua.

Dari berbagai tantangan itu, namun tetap saja masih terdapat prospek dan peluang akan perekonomian daerah sehingga dapat dimaksimalkan lagi dengan jauh lebi baik, yakni diantaranya adalah potensi sumber daya alam yang melimpah serta semakin membaiknya infrastruktur pendukung perekonomian akibat gencarkan percepatan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah RI selama ini.

Bagaimana upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk semakin memperbaiki regulasi dan kebijakan daerah demi meningkatkan pelayanan serta memberikan kemudahan para penanam modal untuk melakukan investasi, termasuk juga adanya komitmen sangat kuat dan juga dukungan penuh dari pemerintah semakin mampu mengembangkan potensi unggulan regional yang dimiliki Tanah Papua.

Sedangkan ada pula pembangunan kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri semakin mendukung dalam tercapainya sasaran strategis sesuai dengan arah kebijakan dan prioritas pada Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2024 mendatang. Sangat penting pula adanya sinkronisasi di banyak hal termasuk program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dari pemerintah pusat, provinsi hingga kabupatan agar seluruhnya mampu diwujudkan dalam kebijakan umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta bagaimana prioritas plafon anggaran sementara yang telah disepakati bersama antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Papua memang merupakan bagian integral dari bangsa Indonesia yang memiliki potensi akan ekonomi sangat besar dan juga merupakan sebuah wilayah yang sangat kaya akan sumber daya alam (SDA) maupun juga memiliki keanekaragaman budaya di dalamnya.

Terkait dengan konteks tersebut, Pemerintah beserta dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya terus berupaya untuk semakin mengoptimalkan pemerataan pembangunan infrastruktur yang menjadi langkah dalam memperkuat perekonomian di Bumi Cenderawasih. Tentu saja selama ini, pemerintahan di era kepemimpinan Presiden RI ketujuh, Joko Widodo (Jokowi) terus memberikan yang terbaik dalam membangun seluruh infrastruktur fisik maupun sosial dan memajukan perekonomian wilayah Papua, yang mana seluruh hak itu demi mampu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bumi Cenderawasih.

Sebagai informasi bahwa saat ini memang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) pada tahun 2025 hingga 2045 di Papua terus fokus untuk mewujudkan pembangunan daerah yang adil dan merata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat orang asli Papua (OAP).

Dengan adanya RPJPD tersebut merupakan momentum yang sangat strategis dan juga menjadi bukti nyata dari bagaimana komitmen sangat kuat yang dimiliki oleh pemerintah serta menunjukkan adanya bukti transparansi dan akuntabilitas dalam pengimplementasian perencanaan pembangunan secara jangka panjang.

Percepatan pembangunan infrastruktur fisik maupun sosial di Papua terus dimaksimalkan oleh Pemerintah RI, yang mana dengan adanya hal tersebut juga semakin mewujudkan penguatan akan perekonomian di Bumi Cenderawasih demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 Penulis adalah mahasiswa Papua Tinggal di Yogyakarta