Program AMANAH Berdayakan Pemuda Raih Masa Depan Cerah Persiapkan Indonesia Maju

12
Tokoh Akademisi Apresiasi Program AMANAH Dorong Kreativitas dan Ekonomi Pemuda Aceh

Oleh : Ramzi Harli 

Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) mampu memberdayakan para pemuda untuk meraih masa depan yang cerah dalam persiapan untuk menyongsong Indonesia lebih maju ke depan.

Tentunya dalam persiapan Indonesia yang lebih maju tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa akan sangat membutuhkan adanya peranan aktif yang dilakukan oleh para pemuda sebagai penerus generasi bangsa.

Dengan demikian, maka juga sangat membutuhkan adanya para pemuda yang memiliki kualitas atau daya saing tinggi, yang mana mereka merupakan anak-anak muda berdaya. Seluruh hal tersebut bisa terwujud dengan jauh lebih optimal berkat adanya program AMANAH yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI).

Salah satu hal yang menandakan sebuah bangsa menjadi salah satu negara yang maju adalah ketika wilayah tersebut mampu terus mengikuti perkembangan jaman dengan memberdayakan banyak sumber daya manusia (SDM) dari wilayah mereka sendiri atau dengan kata lain, memacu penduduknya untuk ikut menjadi pelaku yang mampu beradaptasi dalam perkembangan teknologi tersebut.

Diketahui bahwa pada jaman sekarang ini banyak sekali aktivitas perekonomian atau bisnis bergerak pada bidang teknologi atau dunia digital. Tidak sedikit diantara usaha rintisan yang baru berjalan pun turut merambah ke arah sana.

Mengetahui betapa besarnya potensi yang dimiliki oleh usaha rintisan apabila mendapatkan dukungan penuh, menjadikan Pemerintah Republik Indonesia (RI) memberikan dukungannya melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang meluncurkan program Markas Startup di salah satu wilayah di Tanah Air, yakni Aceh.

Wamenkominfo RI, Nezar Patria menjelaskan bahwa berjalannya program tersebut berguna untuk mengatasi kurangnya dukungan kepada para anak muda di Serambi Mekkah, terlebih mereka yang merupakan seorang penggerak usaha rintisan atau startup.

Beberapa dukungan diberikan seperti adanya jaringan, kemudian dukungan berupa akses pada pendanaan, pemberian bantuan teknis dan juga kolaborasi dengan beberapa kementerian serta lembaga lain, salah satunya adalah BIN selaku lembaga yang menginisiasi berjalannya program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH).

Ketika beberapa program yang berfokus untuk benar-benar memberdayakan para pemuda tersebut bisa berkolaborasi dengan baik, maka bukan tidak mungkin akan semakin memperkuat ekosistem usaha rintisan atau startup di Aceh.

Tujuan dari adanya kolaborasi program tersebut adalah untuk semakin membantu startup di Negeri Rencong yang mayoritas biasanya dijalankan oleh para pemuda tersebut agar semakin tumbuh dan berkembang, bahkan mampu bersaing secara nasional hingga pada kancah internasional.

Indikator kemajuan suatu bangsa yang lainnya adalah bukan hanya bagaimana sumber daya manusia (SDM) di dalamnya, utamanya pada kalangan para pemuda bisa beradaptasi dengan sangat baik untuk memanfaatkan kemajuan teknologi di dunia digital saja, namun juga kemajuan suatu bangsa bisa dilihat dari bagaimana produk lokal mereka yang khas ternyata sangat digemari oleh dunia secara internasional dan mendatangkan banyak manfaat serta dihargai tinggi pada pasar global.

Pada era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI) sekarang, Ir. Joko Widodo (Jokowi), hal tersebut juga terus digencarkan, yakni adanya upaya hilirisasi produk bangsa hingga pada kancah dunia.

Menurut Kepala Negara, dengan adanya hilirisasi maka menjadikan bangsa ini sebagai salah satu negara produsen di dunia dan tidak lagi bergantung pada negara lain. Sehingga hal tersebut jelas menjadikan Indonesia sebagai negara yang jauh lebih maju.

Program AMANAH sendiri sangat mendukung penuh adanya upaya hilirisasi sejalan dengan upaya Presiden Jokowi tersebut. Salah satu hal yang dijalankan oleh program Aneuk Muda Aceh Unggil dan Hebat bahkan juga menggandeng ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK) dalam rangka memberdayakan para generasi milenial di Serambi Mekkah agar mereka bisa turut berperan aktif dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis minyak nilam Aceh.

Perlu diketahui bahwa nilam sendiri merupakan salah satu dari sembilan komoditas unggulan yang dimiliki oleh Negeri Rencong tersebut yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal tersebut dikarenakan nilam menjadi komoditas ekspor dan menjadi bahan baku dari berbagai macam produk industri hingga mancanegara.

Sudah sangat jelas bahwa dengan memberdayakan para pemuda untuk bisa memanfaatkan nilam Aceh, maka diharapkan akan sangat membantu bergeraknya ekonomi lokal di sana melalui para generasi milenial.

Pelatihan produk turunan nilam yang ditujukan kepada para pemuda itu merupakan salah satu upaya dari BIN selaku inisiator program AMANAH untuk semakin memajukan industri Nilam Aceh karena belakangan ini nilam sudah menjadi komoditas yang dilupakan padahal sejatinya menjadi komoditas unggulan.

Akan tetapi berkat perjuangan dari seluruh pihak yang menginisasi program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH), maka kini secara perlahan nilam Aceh kembali mampu bangkit.

Untuk mempersiapkan kemajuan bangsa Indonesia, Program AMANAH yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia terus berupaya dalam memberdayakan para pemuda agar mereka mampu meraih masa depan dengan jauh lebih cerah melalui banyak kegiatan yang sangat bermanfaat dan pembekalan bagi para generasi muda itu untuk bersiap menghadapi perkembangan dunia dengan tidak melupakan nilai kebangsaannya.

 Penulis adalah kontributor Persada Institute, tinggal di Aceh