Program AMANAH Hadir dengan Fasilitas Lengkap Wadahi Ide Kreatif Pemuda Aceh

11
Oplus_131072

Oleh: Jonathan Pangalila

Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) hadir dengan fasilitas yang sangat lengkap untuk mewadahi seluruh ide kreatif dari para pemuda penerus generasi bangsa di wilayah berjuluk Tanah Rencong tersebut.

Tentunya sebagai generasi muda penerus bangsa, sudah menjadi rahasis umum bahwa generasi tersebut terkenal sebagai kumpulan anak yang memiliki banyak sekali ide kreatif luar biasa namun biasanya mereka sulit dalam hal aktualisasi ide-ide tersebut serta kurang adanya dukungan untuk semakin mengoptimalkannya.

Maka dari itu, dalam rangka mendukung penuh dan semakin mengoptimalkan seluruh bakat, minat serta berbagai macam ide sangat kreatif dari para pemuda Aceh, Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Badan Intelijen Negara (BIN) kemudian menginisiasi program AMANAH yang hadir dengan banyak sekali fasilitas lengkap demi menunjang kreativitas para pemuda.

Menurut Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional, Alia Noorayu Laksono bahwa generasi milenial merupakan salah satu generasi yang bersikap represif saat menghadapi sesuatu.

Karena sikap represifnya tersebut, maka dengan sendirinya menuntut para generasi milenial harus memiliki sikap yang kreatif, inovatif dan memiliki jiwa bisnis. Sejatinya memang para pemuda itu memiliki banyak sekali ide yang bagus.

Lantaran memiliki banyak ide bagus, maka alangkah baiknya apabila juga turut memiliki visi dan misi yang realistis serta pandai dalam pengelolaan keuangan. Hal yang paling penting bagi generasi muda adalah mereka harus memiliki wadah sehingga menjadikan mereka berani mencoba, lebih melek akan adanya berbagai tren dan tidak berhenti belajar.

Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas menjelaskan bahwa Program AMANAH mampu menjadi wadah bagi pendorong perekonomian serta kreativitas pada pemuda di wilayah berjuluk Serambi Mekkah itu.

Karena melalui program inisiasi BIN tersebut, maka para anak muda di Aceh bisa mengikuti banyak sekali pembekalan atau pelatihan yang bermanfaat bagi mereka sehingga mereka mampu menjadi penggerak bagi ekonomi daerahnya sendiri secara mandiri.

Tidak mengherankan mengapa program AMANAH mendapatkan banyak sekali dukungan dari berbagai kalangan karena merasa keberadaan program inisiasi lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan itu memang sangat generasi muda butuhkan, khususnya mereka yang berada di Tanah Rencong untuk bisa membawa ke arah kemajuan yang lebih baik lagi, utamanya dalam hal perekonomian.

Bukan hanya itu, namun program AMANAH tersebut juga memiliki potensi yang sangat besar karena sejatinya menyasar terutama kepada para anak muda, yang mana wilayah tersebut saat ini sangat membutuhkan banyak peranan dari generasi mudanya sebagai sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk memajukan daerah itu.

Program AMANAH menjadi wadah yang bisa menjadi penggerak sekaligus penyedia fasilitas akan bakat dan minat serta potensi dan kreativtas ataupun inovasi yang para generasi muda miliki di Aceh, sehingga dengan otomatis nantinya perekonomian wilayah itu juga turut berkembang.

Untuk menjadi wadah bagi para pemuda, AMANAH sudah sangat tepat karena mampu menampung para generas muda untuk menciptakan ide kreatif dan inovatif. Berbagai macam kegiatan dalam program tersebut berguna untuk mendukung penuh kemajuan ekonomi Aceh.

Segenap generasi muda memang sejatinya memiliki potensi yang sangat luar biasa besar untuk mewujudkan sebuah inovasi berharga, karya serta bentuk kontribusi dalam pembangunan bangsa.

Namun sayangnya seluruh potensi terpendam tersebut kerap kali tidak mendapatkan dukungan yang memadai atau fasilitas yang kurang optimal. Anggapan tersebut kini seluruhnya sudah hilang semenjak pembangunan Program AMANAH oleh BIN.

Karena dengannya, kini menjadi sebuah program yang sangat tepat sasaran, tepat waktu, tpat guna dan tepat orang. Menyasar kepada para anak muda yang memiliki daya inovasi serta kreativitas sangat tinggi, mereka memiliki berbagai ide cemerlang, seluruhnya tertampung dengan sangat baik untuk kembali dikelola dan dioptimalkan demi membangun ekonomi Aceh.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Malikussaleh, Muhammad Muhaimin menilai bahwa program AMANAH juga memiliki peran sebagai sebuah creative club dengan menyediakan banyak seali fasilitas kepada jejaring pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terus membangun jejaring usaha mereka dan semakin menguatkan entitas bisnis.

Melalui program itu, pemerintah dan BIN sangat memberikan banyak sekali ruang terbuka lebar kepada para pemuda Aceh agar mereka mampu turut berperan aktif dalam membangun pengembangan inovasi, kreativitas dan produk ekonomi kreatif lokal setempat.

Kehadiran Program AMANAH dengan berbagai macam fasilitas lengkapnya sangat mampu untuk mewadahi berbagai ide kreatif milik pemuda Negeri Rencong untuk terus berkembang demi peningkatan ekonomi daerah.

 Mahasiswa Universitas Sastra dan Budaya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)