Serius Perhatikan Sektor Pendidikan, BIN Inisiasi Pembangunan AMN Manado

10

Oleh : Jeffrey Karundeng 

Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN) menginisiasi pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Manado, sebagai bentuk upaya keseriusan dalam memperhatikan sektor pendidikan di Tanah Air.

Keseriusan BIN dan Pemerintah Republik Indonesia (RI) di bawah kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk benar-benar memperhatikan peningkatan kualitas pada sektor pendidikan melalui para mahasiswa semakin nyata.

Peluncuran dan peresmian pada Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Manado merupakan wujud nyatanya. Dengan dilakukannya Ground Breaking pada kawasan yang berlokasi di Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa itu, maka nantinya kualitas sektor pendidikan bangsa, khususnya untuk warga Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jelas semakin meningkat.

Pembangunan AMN yang terletak di Balai Prasarana Pemukiman Wilayah, berada pada tanah seluas 5 hektar yang dihibahkan oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara. Atas pembangunan tersebut, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara, Steve Kepel menyampaikan banyak rasa terima kasihnya kepada Badan Intelijen Negara dan Pemerintah Pusat serta kepada semua pihak atas dimulainya pembangunan AMN Manado.

Menurutnya, pendidikan memang bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi pemerintah saja, namun hendaknya bagaimana cara meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sana menjadi tanggung jawab bagi semua pihak termasuk pihak swasta.

Nantinya, Asrama Mahasiswa Nusantara di Manado itu tidak hanya sekedar menjadi tempat tinggal atau asrama bagi para mahasiswa semata, namun juga sekaligus bisa menjadi sebuah laboratorium sosial, intelektual dan kewirausahaan yang tentunya sangat bermanfaat secara positif untuk mereka.

Sehingga tujuan utama inisiasi BIN pada pembangunan AMN Manado memang bukan hanya untuk mencetak para mahasiswa atau penerus generasi bangsa ini agar semakin cerdas saja, namun agar nantinya gedung tersebut bisa menjadi tanda atau tonggak bagi keberhasilan nyata perjalanan pendidikan di Sulawesi Utara.

Di dalam bangunan Asrama Mahasiswa Nusantara Manadi itu nantinya akan diisi oleh para mahasiswa dari berbagai daerah di Tanah Air seperti Aceh hingga Papua. tidak cukup sampai di sana, namun di dalamnya juga akan ada seluruh mahasiswa yang bermacam suku, agama, ras hingga budaya.

Maka dari itu, diharapkan supaya mampu terjadi sebuah harmonisasi kehidupan yang bak dan terbebas dari akar penyebaran paham radikalisme kepada para generasi muda penerus bangsa itu karena mereka di dalamnya akan dilatih dan banyak diberikan gagasan akan nilai wawasan kebangsaan.

Rencananya, pembangunan AMN Manado akan memiliki sebanyak 3 atau 4 tower karena di dalamnya mampu menampung mahasiswa dari seluruh Indonesia yang sedang menempuh jenjang pendidikan tinggi atau berkuliah di Manado.

Terdapat sebuah hal yang sangat istimewa dari pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Manado itu, yakni ternyata asrama serupa di Indonesia bagian Timur sejauh ini hanya ada dua. Satunya terletak di Makassar, dan satu lagi di Manado.

Upaya untuk bisa menghapus adanya sekat kesukuan diantara para generasi muda yang terwakili dari para mahasiswa di seluruh Indonesia tersebut jelas merupakan sebuah hal yang sangat baik dan patut untuk terus mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat di Indonesia.

Karena seluruhnya juga demi kepentingan kualitas pendidikan bangsa ini, sehingga masyarakat penting untuk mendukung penuh. Ketika para mahasiswa yang notabene merupakan para anak muda penerus generasi bangsa mampu menerapkan semua nilai kebangsaan, maka ke depannya gerakan paham radikalisme akan jauh lebih mudah dihalau.

Sehingga mereka semua hanya akan mengabdi sepenuhnya kepada bangsa dan negara ini dengan seluruh hati dan jiwanya. Mereka nantinya juga akan mampu secara aktif memberikan kontribusi positifnya untuk pembangunan daerah masing-masing, serta mampu turut andil dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada proyek pembangunan AMN Manado itu, Badan Intelijen Negara (BIN) menjajaki kerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Rektor Unsrat melalui WR1, Prof. Dr. Ir. Grevo S Gerung menyambut dengan sangat positif dan berkomitmen kuat untuk memberikan dukungan penuh akan maksud dan tujuan untuk semakin meningkatkan sektor pendidikan di Manado oleh BIN.

Sementara itu, Wakil Ketua Kelompok Kerja (Wakapokja) Pembangunan AMN Idham Malik menegaskan bahwa pembangunan di Manado itu merupakan pembangunan yang kedua, setelah sebelumnya di Surabaya. Lebih lanjut, BIN berencana untuk kembali menggencarkan pembangunan serupa hingga sebanyak 6 gedung yang akan tersebar di seluruh Indonesia.

Dasar dari pembangunan AMN sendiri didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 106 Tahun 2021 tentang AMN, yang mana nantinya akan kembali terus dilanjutkan di beberapa lokasi seperti Yogyakarta, DKI Jakarta dan Malang.

Keseriusan dalam memperhatikan terus sektor pendidikan di Tanah Air jelas ditunjukkan oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN). Hal tersebut mampu dilihat dari bagaimana inisiasi BIN pada pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) yang terletak di Manado.

 Penulis adalah alumni Fisip Unsrat