Tokoh Akademisi Apresiasi Program AMANAH Dorong Kreativitas dan Ekonomi Pemuda Aceh

11
Tokoh Akademisi Apresiasi Program AMANAH Dorong Kreativitas dan Ekonomi Pemuda Aceh

Oleh : Teuku Reza 

Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) mampu semakin mendorong kreativitas yang dimiliki oleh para anak muda. Melalui berbagai program tersebut, anak muda pun didorong untuk ikut mengembangkan perekonomian Aceh.

Dengan adanya banyak pelatihan dan pembinaan melalui program AMANAH yang diinisiasi langsung oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI), maka perekonomian daerah akan terbantu berkat terjadinya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda dari program itu.

Bukan hanya bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi saja, namun program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat dari lembaga atau instansi pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan turut mendorong dan mendukung penuh pengembangan kreativitas yang dimiliki oleh para pemuda.

Rektor Universitas Syah Kuala Prof. Dr. Ir. Marwan menyampaikan Program AMANAH memiliki tujuan untuk melakukan pengembangan dan pembinaan UMKM dengan melibatkan mentor terlatih di berbagai bidang usaha. Kehadiran amanah dapat membantu peningkatan perekonomian Aceh. 

Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan kesempatan bagi generasi muda Aceh khususnya agar bisa lebih berkontribusi dalam pengembangan wirausaha di Aceh.

Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Aceh Kreatif, Delky Nofrizal Qutni mengatakan bahwa dirinya memberikan dukungan secara penuh atas berlangsungnya program AMANAH yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia itu.

Baginya, adanya dukungan penuh dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dengan menginstruksikan BIN secara langsung sebagai inisiator akan program tersebut sangatlah membantu para anak muda di Serambi Mekkah.

Bagaimana tidak, pasalnya di berbagai belahan daerah di Aceh, seluruh generasi muda mereka ternyata memiliki banyak sekali bentuk dan macam kreativitas, inovasi, serta mereka memiliki minat yang besar untuk bisa bergerak di banyak bidang seperti fashion, industri kreatif, peternakan, perikanan dan lain-lain.

Maka dari itu, bagaimana peran aktif yang ditunjukkan secara nyata oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia untuk memfasilitasi seluruh kreativitas dan inovasi dari para generasi muda penerus bangsa di Aceh melalui program AMANAH menjadi sangat penting.

Merujuk pada Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, maka sangat tertera secara sangat jelas bagaimana fungsi dan peran strategis yang dimiliki oleh para pemuda dalam pembangunan nasional.

Diketahui bahwa pemuda merupakan generasi yang memiliki potensi sangat luar biasa besar untuk mewujudkan suatu inovasi, berkarya dan juga berkontribusi dalam pembangunan bangsa ini.

Terlebih, di masa bonus demografi yang sedang dihadapi oleh Tanah Air seperti sekarang ini, semakin menawarkan peluang yang besar bagi pembangunan para pemuda. Oleh karenanya, generasi muda itu perlu dipersiapkan dengan sangat matang dengan pendidikan yang berkualitas, pelatihan kerja dan kesempatan berkarir secara layak.

Karena dengan demikian, maka terjadinya bonus demografi akan mampu memberikan keuntungan secara demografis apabila bangsa ini mampu mencetak dan menghadirkan generasi mudanya yang sangat kompeten dan siap menghadapi persaingan secara global.

Seluruh pendidikan hingga pelatihan tersebut terdapat dalam program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI).

Semua pendidikan yang akan didapatkan oleh para anak muda melalui program AMANAH dari BIN tersebut jelas bertujuan utama yakni untuk mencetak agar para pemuda di Aceh ke depannya mampu membangun dan mengembangkan ekonomi daerah mereka sendiri secara mandiri.

Karena, seluruh pelatihannya memang telah dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh para pemuda tersebut dalam pembangunan ekonomi daerahnya.

Mereka semua akan dilatih pada beberapa sesi yang masing-masing sesinya juga mencakup beberapa topik tertentu seperti bagaimana upaya pengembangan usaha lokal, bagaimana melakukan pemasaran dan branding daerah secara efektif, melakukan manajemen keuangan daerah serta pengembangan pada infrastruktur dan teknologi di wilayahnya.

Kegiatan pelatihan kemandirian ekonomi daerah yang memang ditujukan kepada para pemuda itu merupakan langkah yang sangat positif dan proaktif untuk mendorong adanya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Aceh.

Bagaimana sektor ekonomi kreatif di Aceh ternyata menjadi semakin maju semenjak adanya program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) dari BIN tersebut. Bagaimana tidak, pasalnya program itu sangat efektif untuk memberdayakan seluruh generasi milenial di Negeri Rencong.

Dalam debut awalnya, program AMANAH mengupayakan bangkitnya ekonomi kreatif di Aceh melalui pelatihan pada empat produk turunan nilam, yakni kemudian diolah menjadi parfum, body butter, pomade dan sabun bodi wash.

Pelatihan tersebut ternyata mendapatkan dukungan penuh, yang mana dibuktikan dari bagaimana antusiasme sangat tinggi dimiliki oleh para pemuda di Aceh. Sehingga pada pelatihan pertama, peserta yang hadir mencapai hingga sebanyak 72 orang.

Ketua Komunitas Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH), Muhammad Tanwier menyampaikan bahwa peningkatan ekonomi kreatif berupa pengolahan nilam adalah satu dari sembilan komoditas unggulan di Aceh yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Sehingga jelas saja bahwa dengan adanya pelatihan ekonomi kreatif melalui program AMANAH tersebut, diharapkan mampu mencetak para generasi muda yang mampu menjadi penggerak kebangkitan ekonomi lokal dengan memanfaatkan bagaimana kreativitas serta inovasi para pemuda.

 Penulis adalah mahasiswa STKIP An-Nur Nanggroe Aceh.