Waspadai Provokasi dan Propaganda Kelompok ULMWP Demi Kumpulkan Massa, Papua Sepenuhnya Bagian NKRI

7
Mendukung Penuh Penegakan Hukum Terhadap KST Papua

Oleh: Yusuf Kogoya

Segenap eleman bangsa harus terus mewaspadai adanya upaya provokasi dan juga penyebaran propaganda dari kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) demi mengumpulkan sejumlah massa untuk menggencarkan aksi. Seluruh masyarakat harus mengetahui dan menyadari bahwa Bumi Cenderawasih secara sepenuhnya merupakan bagian integral tidak terpisahkan dari NKRI.

Karena menjadi bagian integral tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka sebenarnya segala tindakan dan upaya termasuk aksi pengumpulan sejumlah massa oleh kelompok ULMWP sebenarnya justru adalah sebagian dari langkah mereka melakukan perlawanan terhadap negara dengan menuntut kemerdekaan Papua.

Demi mencapai tujuan dari kelompoknya sendiri, ULMWP bahkan dengan sangat tega membuat banyak macam provokasi serta propaganda dan berbagai macam isu narasi supaya mereka mampu menarik simpatisan untuk mau bergabung ke dalam acara pengumpulan massa mereka.

Sejauh ini, dengan perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, maka menjadikan pula tantangan di dalamnya. Sehingga bukan hanya dampak positif berupa kemudahan akses informasi, namun timbul pula beberapa dampak negatif yang menyertai.

Beberapa dari dampak negatif perkembangan teknologi di era serba digital seperti sekarang ini adalah semakin maraknya provokasi, agitasi hingga propaganda di media sosial atau ruang digital, yang mana kerap kali hal tersebut merupakan sebuah ancaman baru di tengah masyarakat, khususnya dalam hal mewujudkan keamanan dan ketertiban serta stabilitas.

Jelas sekali, menjadikan bahwa semakin maraknya provokasi, agitasi dan propaganda dari kelompok tidak bertanggung jawab termasuk ULMWP itu menjadikan seluruh masyarakat untuk wajib meningkatkan antisipasi mereka agar tidak mudah termakan dan terjerumus oleh narasi kelompok yang melawan pada NKRI itu.

Tujuan utama dari penyebaran provokasi, agitasi dan propaganda dari ULMWP tentunya adalah agar semakin memisahkan pemerintah dan bangsa ini dengan rakyat, atau juga bisa berupa pecah belah antar sesama warga negara.

Dalam memerangi penyebaran berita palsu atau hoaks sendiri, sebenarnya menjadi tugas dan tanggung jawab bersama, sehingga hendaknya mampu dilakukan oleh berbagai pihak, bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan juga seluruh rakyat Indonesia.

Belakangan ini sempat ramai di media sosial bahwa ada selebaran yang menunjukkan kalau pihak ULMWP terus mengajak dan mengundang kepada siapapun agar bisa turut andil menjadi bagian dari mereka dalam melakukan aksi secara nasional dan serentak pada tanggal 1 Mei 2024 mendatang.

Bukan hanya itu saja, namun mereka dengan sengaja berupaya untuk menunjukkan citra positifnya dengan mengaku sebagai wadah koordinatif bagi gerakan rakyat dan telah menuding bangsa Indonesia telah melakukan kolonisasi pada Papua.

Padahal nyatanya seluruh isu dan narasi tersebut hanyalah bualan semata atau omong kosong saja. Sama sekali ULMWP bukan merupakan wadah koordinatif dari gerakan rakyat, melainkan mereka hanya bertindak demi kepentingan kelompoknya sendiri saja, sama seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang justru terus melakukan banyak aksi kejahatan seperti pembunuhan hingga pengrusakan fasilitas publik.

Lebih lanjut, adanya ungkapan bahwa seolah bangsa Indonesia telah melakukan kolonisasi pada Papua jelas merupakan sebuah hayalan semata. Justru bergabungnya Tanah Papua di pangkuan NKRI merupakan permintaan dari masyarakat Bumi Cenderawasih sendiri berdasarkan dengan Pepera.

Selain itu, Papua juga menjadi bagian integral dari bangsa ini yang sama sekali tidak bisa terpisahkan. Terlebih, di pangkuan Bumi Pertiwi, nyatanya Papua kini menjadi wilayah yang sangat maju berkat percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) selama ini.

Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura Frans Pekey menyebutkan bahwa secara keseluruhan pembangunan di Bumi Cenderawasi kini menjadi sangat pesat. Hal tersebut secara nyata dapat terlihat dari kehidupan masyarakat yang semakin maju dan modern.

Untuk itu, dengan adanya kemajuan Papua yang sangat signifikan sebagai bagian dari NKRI, hendaknya seluruh masyarakat termasuk dari generasi muda penerus bangsa mampu untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta persaudaraan antar masyarakat sehingga Bumi Cenderawasih semakin aman dan kondusif, bukan hanya di dunia nyata, namun juga di dunia digital atau media sosial.

Dengan demikian, ketika masyarakat bisa menjaga dengan sangat baik keamanan dan kondusivitas wilayah serta tidak mudah termakan adanya provokasi ULMWP atau bahkan tidak mengikuti provokasi dan ajakan mobilisasi massa dari mereka, tentunya pembangunan di Papua pada berbagai bidang, baik itu pada sektor ekonomi, kesehatan hingga pendidikan bisa berjalan dengan lebih lancar lagi.

Pemerintah terus berkomitmen sangat kuat untuk membuka ruang sangat luas bagi kemajuan provinsi paling Timur Tanah Air itu agar tercipta banyak inovasi dan kreasi di sana serta mampu mengembangkan ekonomi kreatif.

Maka dari itu, jangan sampai mudah termakan isu hoaks dan terus waspadai adanya provokasi hingga propaganda dari kelompok ULMWP untuk mengumpulkan massa dan simpatisan. Sejatinya Papua secara sepenuhnya merupakan bagian integral tidak terpisahkan dari NKRI.

Mahasiswa Ilmu Politik di Universitas Musamus Merauke