OJK Ajak Media Edukasi Masyarakat Lewat Pekan Reksadana

Oplus_131074

Medan-Intipnews.com:Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis Yusri, mengajak insan media untuk berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat terkait investasi yang aman melalui kegiatan Pekan Reksadana.

Ajakan tersebut disampaikan Yusri dalam kegiatan Road to Pekan Reksa Dana yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan,Selasa (14/4/2026) Sumatera Utara. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara OJK dan media dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Saya senang bertemu dengan kawan-kawan media. Tidak ada informasi yang terlewatkan untuk disampaikan kepada masyarakat. Peran media sangat penting dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan,” ujarnya.

Yusri menjelaskan, kegiatan Pekan Reksadana merupakan bagian dari program edukasi yang dilaksanakan di lima kota besar di Indonesia, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar, Bandung dan Jakarta kemudian lanjut ke Palembang. Kegiatan ini juga menyasar mahasiswa di sejumlah kampus di Sumatera Utara.

“Tujuan utamanya ada dua, yakni menyampaikan program kerja Pekan Reksadana kepada kampus-kampus, serta mensosialisasikan kepada media bagaimana cara investasi yang mudah melalui reksadana,” jelasnya.

Ia mengakui, meski reksadana cukup populer, tidak semua masyarakat memahami secara utuh tentang produk investasi tersebut. Karena itu, peran media dinilai sangat strategis untuk menjembatani informasi kepada publik.

Lebih lanjut, Yusri juga menyoroti masih maraknya investasi ilegal yang merugikan masyarakat. Menurutnya, fenomena ini terus bermunculan meski berbagai kasus sebelumnya telah ditindak.

“Investasi bodong masih marak. Ini tidak bisa kita hadapi sendiri, perlu kerja sama semua pihak, termasuk media untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Yusri juga menyampaikan bahwa OJK Sumatera Utara tengah membangun gedung kantor baru yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Ia berharap fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi dan kolaborasi bersama media.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini selesai dan bisa kita resmikan. Nanti kita bisa lebih sering berdiskusi dan ngopi bersama di sana,” katanya.

Sementara itu, kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber dari industri keuangan, di antaranya Ketua Presidium Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia Lolita Liliana, perwakilan manajemen investasi, serta asosiasi financial technology.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, dapat terus meningkat sehingga masyarakat lebih bijak dalam memilih instrumen investasi.Itp.05