Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026,OJK Perkuat TNI Angkatan Laut

Medan-Intipnews.com:Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Komando Daerah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut I (Kodaeral I) menyelenggarakan kegiatan Edukasi Pelindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Kodaeral I, Senin (11/5). 

Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026 di Provinsi Sumatera Utara sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan kejahatan digital.

Kegiatan yang dilaksanakan di Markas Komando Daerah TNI Angkatan Laut I 

tersebut mencapai 500 peserta yang terdiri atas seluruh prajurit TNI, PNS Kodaeral 

I, serta perwakilan istri TNI AL. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan 

Kodaeral I, Brigadir Jenderal TNI Marinir Ali Bahar Saragih, jajaran Kodaeral I, serta 

narasumber dari OJK dan Bursa Efek Indonesia Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa 

Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strateis OJK 

Provinsi Sumatera Utara, Yusri, menyampaikan bahwa sinergi antara OJK dan TNI AL menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yangaman, legal, dan bertanggung jawab.

“Sinergi yang kita jalin hari ini merupakan salah satu upaya kita bersama dalam 

meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat 

edukasi mengenai pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan,” ujar Yusri.

Wakil Komandan Kodaeral I, Brigadir Jenderal TNI Marinir Ali Bahar Saragih, 

menyampaikan bahwa ketangguhan seorang prajurit tidak hanya diukur dari 

kemampuan dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga dari kecerdasan serta kebijaksanaan dalam mengelola keuangan pribadi.

“Seorang prajurit TNI yang tangguh bukan hanya kuat di medan tempur, tetapi juga 

cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan yang baik serta menjaga integritas diri 

dari godaan instan yang merusak,” demikian ujar Wakil Komandan Kodaeral I.

Dalam kegiatan tersebut, OJK juga memaparkan perkembangan akses keuangan formal dan peningkatan partisipasi masyarakat di sektor pasar modal. Hingga Maret 2026, jumlah Single Investor Identification (SID) di Provinsi Sumatera Utara tercatat mencapai 916 ribu investor dengan total nilai pembelian saham sebesar Rp12,20 triliun. Sementara itu, Kota Medan mencatat sebanyak 301 ribu SID dengan total nilai pembelian saham mencapai Rp7,78 triliun.

Peningkatan jumlah investor tersebut menunjukkan semakin tingginya minat dan 

kesadaran masyarakat dalammemanfaatkan instrumen investasi pasar modal sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. OJK menilai perkembangan ini menjadi indikator positif terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Sumatera Utara.

Melalui kegiatan Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026 ini, OJK Provinsi Sumatera 

Utara juga mengajak masyarakat, khususnya prajurit dan PNS di lingkungan TNI 

AL, untuk mulai mengenal investasi di pasar modal sebagai salah satu instrumen 

dalam membangun perencanaan keuangan jangka panjang. Investasi saham dapat 

menjadi pilihan untuk mencapai tujuan finansial apabila dilakukan secara bijak, 

terencana, dan melalui lembaga yang legal serta diawasi oleh OJK.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman prajurit dan PNS di 

lingkungan TNI AL terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, sekaligus menjadi 

agen literasi keuangan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.Itp.05