Bank Sumut
Sumut  

Paviliun Dairi di PRSU Catat Penjualan Sekitar Rp20 Juta, Kopi Sidikalang Jadi Produk Paling Diburu

Medan-Intipnews.com:Paviliun Kabupaten Dairi di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) berhasil menarik minat pengunjung dengan beragam produk unggulan daerah. Hingga saat ini, total penjualan berbagai produk di anjungan Dairi diperkirakan telah mencapai lebih kurang Rp20 juta.

Petugas Paviliun Dairi, Indah Sri Berutu, mengatakan produk yang dipamerkan meliputi Kopi Sidikalang, makanan tradisional, minyak urut Tanah Pinem, hingga tenun pewarna alami khas Dairi. Seluruh produk tersebut mendapat sambutan positif dari para pengunjung.

“Semua produk yang kami bawa diminati pengunjung. Namun, yang paling banyak dicari adalah Kopi Sidikalang karena sudah menjadi ikon Kabupaten Dairi,” ujar Indah Sri Berutu,Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, kopi yang dipasarkan terdiri dari berbagai varian, mulai dari kopi robusta, arabika, hingga kopi blend yang merupakan perpaduan antara robusta dan arabika. Produk kopi tersedia dalam kemasan 100 gram hingga 500 gram, termasuk kopi drip yang praktis untuk diseduh.

Selain kopi, minyak urut Tanah Pinem juga menjadi salah satu produk unggulan yang banyak dibeli. Minyak tradisional tersebut dikenal dapat digunakan oleh berbagai kalangan sehingga menarik perhatian pengunjung.

Tak hanya itu, tenun pewarna alami hasil karya para penenun Dairi juga laris terjual. Hingga saat ini, sekitar enam hingga tujuh helai tenun telah dibeli pengunjung, terdiri dari tenun polos maupun tenun yang dipadukan dengan benang emas. Tiga lembar tenun bermotif benang emas telah terjual, sementara sisanya merupakan tenun pewarna alami.

“Pembelinya bukan hanya warga Medan, tetapi juga ada pengunjung dari luar Kota Medan,” ungkapnya.

Selain mempromosikan produk UMKM, Paviliun Dairi juga menampilkan kekayaan budaya daerah, seperti pakaian adat, ulos, dan berbagai tenun tradisional yang masing-masing memiliki filosofi serta makna tersendiri.

Menurut Indah, keikutsertaan Kabupaten Dairi di PRSU bukan semata-mata mengejar target penjualan, melainkan untuk memperkenalkan potensi daerah, cita rasa Kopi Sidikalang, serta kekayaan budaya Dairi kepada masyarakat luas.

“Kami berharap seluruh produk yang kami bawa dari Kabupaten Dairi semakin dikenal, diminati, dan dapat terjual habis sehingga mampu memperluas pasar produk-produk unggulan daerah,” tutupnya.Itp.05