Bupati Toba Kunjungi Anak Pelajar SMP Alami Kelumpuh

17

Toba-Intipnews.com : Bupati Toba Ir Poltak Sitorus Msc didampingi Sekda Drs Augus Sitorus bersama beberapa pimpinan OPD menyambangi anak laki-laki pelajar SMP DS yang mengalami kelumpuhan kediamannya jalan Siraituruk Pasir, Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Sabtu (16/03/2024).

Sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Toba membawa pelajar SMP ini  ke RSUD Porsea pada Jumat (15/3/2025 lalu untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah melakukan pemeriksaan, pihak RSUD Porsea memutuskan untuk merujuk pelajar SMP tersebut ke Medan untuk menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr Fredy Sibarani Mkes, menjelaskan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak RSUD Porsea kepada Bupati,bahwa dianya sudah telepon Murni Teguh mudah-mudahan Senin ada jadwal dokter untuk melakukan pemeriksaan MRI. “Kalaupun misalnya tidak ada jadwal, Selasa akan kita bawa ke Medan, Pak,” kata Fredy Sibarani kepada Bupati. 

Usai mendengar penjelasan Fredy Sibarani, Bupati berbincang tentang banyak hal dengan pelajar tersebut (FOTO) bersama kedua orang tuanya. 

Bupati Poltak meyakinkan bahwa penderitaan remaja berusia 15 tahun itu pasti akan sembuh dengan pengobatan dan berdoa kepada Tuhan. “Yakinlah, kau pasti sembuh. Berdoa kepada Tuhan, Tuhan akan berikan hikmah yang luar biasa dibalik peristiwa ini,” kata Poltak Sitorus menyemangati sembari memegangi tangan anak pelajar tersebut.

Bupati semakin terharu pasca mengetahui bahwa DS ternyata orang yang pintar di sekolah, anak pelajar laki-laki itu berhasil meraih ranking 2 di sekolahnya. “Kau pintar. Jangan sia-siakan. Kondisi mu saat ini tidak boleh menghalangi mu, yakinlah masa depan mu pasti cerah,” katanya terus memberi semangat. 

Poltak kemudian bercerita tentang kisal Nicholas James “Nick” Vujicic, penginjil sekaligus motivator asal Australia yang tidak memiliki tangan dan kaki. “Dia bahkan sampai hampir bunuh diri. Tetapi dia baca Firman Tuhan dan ayat pertama yang dia temukan berkata ‘Engkau Berharga di Mata Ku’. Ayat ini yang kemudian menyemangati dia untuk berbuat hal-hal yang bahkan tidak dapat dilakukan oleh orang normal pada umumnya,” dikisahkan Bupati. 

“Dia bahkan akhirnya bisa berenang, dia bisa diving hingga akhirnya dia menjadi motivator terkemuka,” lanjut Poltak Sitorus menceritakan perjalanan hidup Nick. Dari kisah Nick yang disampaikan oleh Bupati, beliau berharap agar anak tersebut bersama keluarga tetap memiliki semangat dan terus berdoa kepada Tuhan. 

Bupati juga menawarkan kursi roda kepada DS agar dirinya bisa mengikuti pembelajaran di sekolah dan bertemu kembali dengan teman-temannya. “Kalau antar jemputnya bisa, dan pihak sekolah bisa memfasilitasi DS di sekolah, saya pikir akan sangat bagus kalau DS nanti bisa ke sekolah meski pakai kursi roda. Setidaknya dia bisa bertemu dengan teman-temannya,” katanya. 

Sebelum meninggalkan tempat itu, Bupati Poltak Sitorus mendoakan DS agar lekas sembuh dan tetap semangat untuk kesembuhannya ke depan. Itp Mantap