Mengusung Tauhid Sosial, Rektor ULB Ade Parlaungan Nasution Resmi Bertarung di Muswil KAHMI Sumut 2026

Medan-Intipnews.com:Kontestasi pemilihan Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara 2026 resmi memasuki babak baru. Rektor Universitas Labuhanbatu (ULB), Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., memantapkan langkahnya untuk maju sebagai kandidat pemimpin organisasi alumni hijau-hitam di Sumatera Utara tersebut.

Prosesi pendaftaran dimulai pada Jumat (1/5/2026), dimana pengambilan formulir dilakukan melalui mandat kepada Sekretaris Umum KAHMI Labuhanbatu Muhammad Riduan, S.Ip di Sekretariat MW KAHMI Sumut.

Puncak dari proses administratif ini terjadi pada Sabtu (2/5/2026) di Hotel Grand Kanaya, Medan. Bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) KAHMI Sumut, Ade Parlaungan Nasution menyerahkan berkas pendaftaran secara langsung.

Kehadiran sosok akademisi ini tampak solid dengan pengawalan dari tokoh-tokoh kunci daerah, di antaranya Ketua Umum KAHMI Labuhanbatu Selatan (Labusel), jajaran pengurus Presidium KAHMI Labuhanbatu, serta sejumlah kolega sejawat.

Ade Parlaungan mengusung Visi: Transformasi KAHMI Sebagai Episentrum Intelektual.

Dalam orasinya di hadapan pimpinan Majelis Wilayah dan Majelis Daerah KAHMI se Sumatera Utara, Ade Parlaungan membawa narasi besar bertajuk: “Transformasi KAHMI Sumatera Utara sebagai Episentrum Intelektual Progresif Berlandaskan Tauhid Sosial untuk Mewujudkan Masyarakat Adil Makmur yang Diridhoi Allah SWT.”

Ade menegaskan bahwa KAHMI tidak boleh terjebak dalam romantisme sejarah semata, melainkan harus bertransformasi menjadi lokomotif perubahan yang relevan dengan tantangan zaman.

“Kita ingin meletakkan pondasi KAHMI Sumut sebagai wadah intelektual yang organik. Bukan sekadar menara gading, melainkan kekuatan yang hadir di tengah kegelisahan sosial masyarakat,” ujar Ade Parlaungan.

Daya tarik utama dari pencalonan Ade Parlaungan terletak pada landasan filosofis yang ia tawarkan. Ia mengadopsi paradigma pemikir besar Ali Syariati, yang menekankan bahwa Tauhid bukanlah sekadar konsep teologis yang statis atau ritualistik belaka.

Bagi Ade, Tauhid Sosial adalah sebuah kekuatan pembebas (liberation).

  • Intelektual Organik: Menyatukan komitmen akademik dengan tanggung jawab sosial yang nyata.
  • Aksi Nyata: Menjadikan keimanan sebagai penggerak untuk menghapus ketimpangan dan memperjuangkan keadilan sosial.

“KAHMI harus diisi oleh insan-insan yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus ketajaman analisis. Tauhid kita harus mewujud dalam kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tambahnya dengan tegas.

Harapan Baru untuk KAHMI Sumut
Pencalonan Rektor ULB ini diprediksi akan mengubah konstelasi dukungan di Muswil KAHMI Sumut 2026. Dengan latar belakang akademisi yang kuat dan dukungan solid dari basis KAHMI di wilayah Labuhanbatu Raya, Ade Parlaungan Nasution menawarkan kepemimpinan yang bervisi teknokratis namun tetap berpijak pada nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Sumatera Utara yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2026 di Parapat, Simalungun diharapkan menjadi ajang adu ide dan gagasan bagi masa depan KAHMI Sumatera Utara yang lebih baik dan berdampak.(Itp AAT).