Gunungsitoli-Intipnews.com:Di tengah kerasnya kehidupan dan tekanan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga kecil, secercah harapan kembali hadir bagi masyarakat kurang mampu di Kota Gunungsitoli. Harapan itu datang melalui kepedulian tulus Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD bersama Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Kamis (7/5/2026).
Tanpa sorotan politik, tanpa agenda kampanye, dan tanpa kepentingan pencitraan, Bang YD kembali hadir membantu rakyat kecil yang selama ini berjuang dalam keterbatasan. Kehadiran mereka bukan hanya membawa sembako, tetapi juga menghadirkan rasa bahwa masih ada orang yang peduli terhadap penderitaan sesama.
Di beberapa rumah yang dikunjungi, tampak wajah-wajah tua yang menahan haru, ibu-ibu yang berkaca-kaca, hingga anak-anak yang tersenyum malu saat menerima bantuan. Sebagian dari mereka hidup dalam kesederhanaan, bahkan ada yang harus berjuang memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
“Terima kasih kepada kawan-kawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli atas tali kasih kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bang YD hanya bisa mendukung, hadir dengan hati, dan membersamai dalam setiap langkah kebaikan,” ungkap Bang YD dengan penuh kerendahan hati.
Bang YD sendiri dikenal luas sebagai sosok putra Nias yang kini berada di Jakarta, namun hatinya tetap tertambat untuk masyarakat kampung halaman. Selama ini ia aktif membantu masyarakat melalui bantuan beras, biaya pendidikan anak-anak kurang mampu, obat-obatan, modal usaha kecil, bantuan bagi korban kebakaran, hingga membantu kebutuhan sederhana yang sering kali luput dari perhatian banyak orang.
Bagi sebagian masyarakat kecil, bantuan itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang sedang kesulitan, perhatian kecil tersebut terasa sangat besar dan bermakna.
“Masyarakat Kota Gunungsitoli sangat tersentuh dengan kepedulian Bang YD. Beliau bukan hanya memberi bantuan, tetapi juga memberi harapan dan rasa bahwa rakyat kecil tidak sendirian,” ujar Famos Farefa.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin oleh Dewan Pakar Gerakan Peduli, Armin Telaumbanua, bersama Ketua DPD Andi Mukhtar dan jajaran pengurus lainnya.
Bantuan disalurkan kepada warga yang sebelumnya telah disurvei langsung di beberapa titik, mulai dari Desa Moawo, kawasan Pelabuhan Lama dekat Kantor DPRD, Luaha Laraga Gunungsitoli Selatan, hingga Desa Humene, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
“Ketika kami datang, ada warga yang langsung menangis karena merasa masih diperhatikan. Itu membuat kami sadar bahwa kadang masyarakat bukan hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang,” ungkap Armin dengan suara haru.
Salah seorang penerima bantuan yang sudah lanjut usia bahkan tak mampu menyembunyikan air matanya saat menyampaikan rasa syukur.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bang Yusman Dawolo. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan beliau, diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang berlimpah, dan seluruh keluarganya selalu dalam lindungan Tuhan,” ucapnya lirih.
Suasana pun berubah penuh haru. Beberapa pengurus Gerakan Peduli tampak ikut menundukkan kepala menahan emosi mendengar doa tulus dari masyarakat kecil yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Bagi Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, berbagi bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan panggilan kemanusiaan. Sebab di tengah dunia yang semakin sibuk mengejar kepentingan pribadi, masih ada orang-orang yang memilih hadir untuk menguatkan sesama.
Karena bagi mereka, membantu rakyat kecil bukan soal besar atau kecilnya bantuan, tetapi tentang memastikan bahwa tidak ada saudara yang merasa ditinggalkan dalam kesulitan hidupnya.Itp A.lubis







